SMAS Bunda Mulia resmi dinobatkan sebagai Juara Nasional GOGOGO School Championship (GSC) setelah menuntaskan laga Grand Final Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat SMA/sederajat yang digelar secara offline di Jakarta pada Minggu (8/2/2026). Kemenangan ini menjadi penutup dari kompetisi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia sekaligus menandai puncak perjalanan siswa tampil di panggung esports tingkat nasional.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh GOGOGO.id, platform top-up game yang menyediakan layanan pembelian voucher dan item in-game secara aman, cepat, dan terjangkau, menghadirkan turnamen MLBB berskala nasional dengan total hadiah hingga Rp100 juta.

Ajang ini dirancang untuk membuka akses setara bagi pelajar dari berbagai latar belakang sekolah dan daerah. Dimulai dari tahap kualifikasi nasional secara daring hingga babak final di Jakarta, GSC memberi kesempatan bagi pelajar dari berbagai penjuru Indonesia untuk berkompetisi secara adil sambil membawa nama sekolah dan daerah mereka ke level nasional.

Baca Juga: Indonesia Juarai Esports 16th World Esports Championships 2024 Riyadh

“Sejak awal, GSC kami rancang sebagai wadah yang inklusif bagi pelajar dari seluruh Indonesia,” ujar Rizqi Eka Maulana, Head of Gaming Business GOGOGO, "dengan format yang memungkinkan partisipasi luas, kami ingin GSC menjadi batu loncatan awal bagi pelajar yang memiliki minat dan potensi di dunia esports, sekaligus ruang untuk membangun sportivitas dan kebanggaan terhadap sekolah.”

Babak final mempertemukan empat sekolah terbaik, yakni SMA Negeri 1 Negara Bali, SMKN 6 Jakarta, SMAN 8 Banjarmasin, dan SMAS Bunda Mulia Jakarta. Setelah pertandingan berlangsung kompetitif, SMAS Bunda Mulia keluar sebagai juara nasional dengan catatan tak terkalahkan sejak babak penyisihan.

Tim tersebut membawa pulang hadiah uang tunai Rp20 juta, voucher GOGOGO untuk enam orang selama satu tahun senilai Rp8 juta, serta kesempatan coaching bersama tim esports profesional. Bagi para pemain, kemenangan ini menjadi momen penting karena bertepatan dengan kesempatan terakhir mereka berlaga sebelum menyelesaikan masa sekolah.

Baca Juga: OH!SOME Luncurkan Dua Set Collectible Card Ikonik di Awal 2026, Hadirkan Nostalgia hingga Semangat Esports Global

“Kami ikut GSC karena ini turnamen terbesar untuk pelajar. Persiapannya tidak berlebihan, yang penting menjaga mood dan kekompakan tim. Bisa bermain di panggung nasional bersama teman-teman sekolah adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujar Christopher, Captain SMAS Bunda Mulia.

Ajang ini juga menjadi panggung pembuktian bagi pelajar dari luar kota besar. Tim SMA Negeri 1 Negara dari Jembrana, Bali, mengaku bangga bisa melangkah hingga babak final nasional dan membawa nama daerah mereka ke Jakarta.

“Datang dari Bali ke Jakarta untuk bertanding di depan penonton adalah pengalaman luar biasa. Kami belajar disiplin latihan, menjaga kekompakan, dan bertanding dengan membawa nama baik sekolah,” ujar Gus, Captain SMA Negeri 1 Negara.

Kehadiran finalis dari berbagai daerah menunjukkan jangkauan kompetisi yang luas sekaligus mencerminkan akses esports yang semakin inklusif di Indonesia. GSC tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga pintu masuk menuju ekosistem esports profesional.

Kehadiran pelatih profesional yang melakukan scouting sejak tahap kualifikasi nasional memberikan pengalaman berharga bagi peserta, yang tidak hanya diuji secara teknis tetapi juga mental saat bertanding langsung di hadapan penonton.

“Walaupun masih berstatus pelajar, kualitas permainan para peserta sangat kompetitif. GSC menjadi ruang yang baik untuk mengasah kemampuan dan menemukan talenta muda yang serius ingin menekuni dunia esports. Konsistensi dan disiplin menjadi kunci,” kata Hansen, pengamat industri esports sekaligus content creator.

“Saya jarang melihat turnamen yang secara khusus mewadahi pelajar SMA dengan cakupan nasional seperti GSC. Saat hadir, saya kagum melihat kemampuan dan potensi besar anak-anak SMA saat ini untuk berkembang menjadi pro player. Persaingan ke depan tentu semakin luas, sehingga konsistensi latihan, kemauan belajar, dan rajin menonton turnamen untuk evaluasi permainan menjadi kunci. Saya berharap GOGOGO School Championship bisa terus berlanjut, karena ajang ini sangat penting untuk regenerasi pro player dan membuka jalan bagi talenta muda Indonesia menuju level profesional,” ujar Branz, pemain profesional Mobile Legends.

GOGOGO School Championship merupakan kompetisi MLBB tingkat SMA/sederajat yang telah berlisensi resmi dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI). Lebih dari sekadar turnamen, ajang ini menjadi ruang prestasi bagi pelajar untuk membangun mental kompetisi, memperluas pengalaman, serta membanggakan almamater di panggung nasional.