Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GP Al Washliyah), Aminullah Siagian mendesak pihak kepolisian segera menangkap donatur penyebar hoaks demo besar-besaran  dan kerusuhan pada Agustus 2026 ini. 

Menurutnya, polisi seharus mudah menangkap dalang dibalik penyebaran berita bohong yang mengkhawatirkan tersebut, sebab polisi kata dia telah mengantongi dugaan aliran dana Rp220 juta dari dari salah satu lembaga yang telah terungkap dalam penyidikan di Polda Metro Jaya. Dimana lembaga itu diduga kuat memesan konten hoaks yang kemudian diviralkan di media sosial belakangan ini. 

Baca Juga: Pernyataan Terbaru Menko Polkam Soal Demo Besar dan Kerusuhan Agustus, Simak Baik-baik!

"Karena ada lembaga yang pesan konten dan adanya bukti uang Rp220 juta dari salah satu lembaga yang telah diungkap Polda Metro, maka lembaga dan aliran dananya harus diusut. Pihak pendana agar ditangkap karena menimbulkan keresahan publik di tengah ekonomi yang sedang bergolak akibat situasi geopolitik global," ujar Aminullah kepada wartawan Senin (9/8/2025). 

Untuk memberantas penyebaran konten-konten sesat, kata dia polisi tidak bisa hanya menangkap para penyebar konten, namun otak di baliknya harus turut diseret sehingga upaya pemberantasan itu benar-benar menyentuh hingga ke akar masalah.

"Penangkapan para pembuat konten di lapangan adalah langkah yang sangat baik. Kini fokus berikutnya adalah membongkar siapa dalang utama, pemesan, dan pendananya secara transparan, profesional, dan berdasarkan fakta hukum," tegasnya.

Guna mengusut tuntas indikasi transaksi tersebut, Aminullah mendorong penyidik bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Penelusuran aliran dana dinilai menjadi kunci untuk memberikan efek jera bagi pihak yang memanfaatkan ruang digital demi memicu kegaduhan.

"Ruang digital harus menjadi tempat yang sehat dan produktif, bukan sarana menyebarkan fitnah, provokasi, maupun berita bohong," tuturnya.

Di sisi lain, Aminullah mengimbau seluruh kader GP Al Washliyah untuk aktif mengedukasi masyarakat terkait literasi digital, menyaring informasi sebelum membagikannya, serta melaporkan konten provokatif kepada pihak berwenang.

Ia juga menyatakan optimismenya terhadap kinerja Kapolri dan jajaran Polda Metro Jaya dalam membongkar perkara ini secara terbuka dan tuntas.

Baca Juga: Soal Isu Demo Besar dan Kerusuhan Agustus 2026, Menko Polkam Minta Polisi Buru Kelompok Ini Sampai Dapat, Siap-siap!

"Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci untuk menjaga persatuan bangsa serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif," demikian Aminullah.