Cara Mendeteksi Kanker Ovarium Sejak Dini

Hingga saat ini, belum tersedia pemeriksaan skrining rutin yang direkomendasikan untuk semua wanita dengan risiko rata-rata mengalami kanker ovarium. Karena itu, cara mendeteksi kanker ovarium sejak dini yang paling penting adalah dengan mengenali perubahan pada tubuh sendiri.

Perhatikan apabila perut terus-menerus terasa penuh, ukuran perut tampak membesar tanpa sebab yang jelas, atau Anda mengalami penurunan nafsu makan secara tiba-tiba.

Jangan abaikan pula apabila tubuh terasa mudah lelah, nyeri panggul terus berulang, atau terjadi perubahan pada pola buang air besar dan buang air kecil yang berlangsung selama beberapa minggu.

Jika gejala-gejala tersebut menetap, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan wawancara mengenai riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, hingga menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti USG, CT scan, MRI, maupun tes darah tertentu sesuai kondisi pasien.

Mencatat kapan gejala mulai muncul, seberapa sering terjadi, dan apakah semakin memburuk juga dapat membantu dokter menentukan diagnosis dengan lebih cepat.

Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Kanker Ovarium?

Meskipun kanker ovarium dapat menyerang siapa saja, terdapat beberapa faktor yang diketahui meningkatkan risikonya.

Riwayat keluarga dengan kanker ovarium atau kanker payudara menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Risiko juga meningkat pada wanita yang memiliki mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 yang diwariskan dalam keluarga.

Selain faktor genetik, usia juga berpengaruh. Risiko kanker ovarium cenderung meningkat setelah menopause, meski bukan berarti wanita yang lebih muda terbebas dari penyakit ini.

Beberapa faktor reproduksi dan hormonal tertentu juga dapat memengaruhi risiko seseorang. Namun, memiliki faktor risiko bukan berarti seseorang pasti akan terkena kanker ovarium. Sebaliknya, wanita tanpa faktor risiko pun tetap dapat mengalami penyakit ini.

Karena itu, memahami kondisi tubuh sendiri tetap menjadi langkah yang tidak kalah penting dibanding hanya berfokus pada faktor risiko.

Kapan Harus Segera Memeriksakan Diri?

Tidak semua rasa kembung atau nyeri perut merupakan tanda kanker ovarium. Sebagian besar memang disebabkan oleh masalah kesehatan yang jauh lebih ringan.

Namun, jika gejala berlangsung lebih dari beberapa minggu, muncul hampir setiap hari, semakin berat, atau mulai mengganggu aktivitas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan sejak dini dapat membantu menemukan penyebab keluhan lebih cepat, baik itu gangguan pencernaan, masalah hormonal, maupun kondisi medis lain yang memerlukan penanganan.

Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin besar pula peluang mendapatkan pengobatan yang tepat.

Baca Juga: Benarkah Bra Berkawat Picu Kanker Payudara? Dokter Ungkap Faktanya