Akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali mengatakan wibawa guru di era sekarang semakin terdegradasi dari waktu ke waktu, ia mengatakan ini menjadi salah satu fenomena yang terjadi di era sekarang, sejak dulu pemandangan seperti ini sama sekali tak tampak, guru sangat dihormati, wibawa mereka tinggi sebagai pendidik.
Runtuhnya wibawa guru bukan karena masalah internal para pendidik. Orang tua wali murid yang tak tahu batasan menjadi salah satu penyebab utamanya. Semakin orang tua mencampuri urusan anak di sekolah, karisma guru semakin tergerus. Karenanya orang tua seharusnya tahu batasannya, mereka tak perlu ikut campur urusan domestik sekolah.
“(Masalah di sekolah) jangan dicampuri berlebihan oleh orang tua. Kalau kalian jadi orang tua, jangan jadi seperti orang tua zaman sekarang. Anak bertengkar di sekolah, orang tua datang nuntut,” kata Rhenald Kasali dilansir Olenka.id Senin (6/4/2026).
Tidak sedikit orang tua di era sekarang yang menerobos batasan-batasan itu. Bahkan ada yang jauh lebih parah dan kelewat batas, guru dipidanakan wali murid hanya karena anaknya didisiplinkan lewat teguran atau sentilan-sentilan kecil.
Masalah remeh temeh di sekolah acap kali menjadi ajang pamer kedigdayaan wali murid, guru diseret ke muka hukum karena menjanlankan tugasnya sebagai pendidik.
“Bahkan kemudian bisa anda laporkan ke pengacara karena mentang-mentang punya duit. Apa-apaan itu?,” ujarnya.
Arogansi orang tua yang membela anaknya secara membabi buta tak hanya meruntuhkan wibawa guru, tetapi lebih jauh lagi menjadi orang tua yang gampang melupakan jasa besar guru dan sekolah yang sudah berkontribusi besar membawa mereka hingga ke level sekarang.
Baca Juga: Cara Pandang Salman Subakat Soal Profesi Guru
“Sekolah itu bisa mendidik kalian. Jadi dilatih namanya self-discipline,” pungkasnya.