Efisiensi tersebut, kata Rhenald, pada akhirnya bisa mengarah pada penggunaan kendaraan otonom dalam layanan transportasi digital.
“Bagaimana caranya? Tidak menggunakan pengemudi. Artinya pekerjaan itu berpotensi dalam 10 tahun ke depan akan hilang,” tutupnya.
Meski demikian, prediksi tersebut juga membuka diskusi lebih luas mengenai dampak teknologi terhadap pasar tenaga kerja, khususnya bagi jutaan mitra pengemudi yang saat ini bergantung pada platform transportasi digital sebagai sumber penghasilan.