Coach Erni pun menuturkan, banyak orang gagal menghadapi perubahan karena hanya mengandalkan logika. Ketika situasi menjadi penuh ketidakpastian, mereka mudah kehilangan arah.

Sebaliknya, pemimpin yang memiliki ketahanan mental tinggi mampu tetap tenang, mengambil keputusan dengan jernih, dan beradaptasi dengan kondisi yang terus berubah.

"Banyak orang hancur saat situasi tidak pasti karena mereka hanya mengandalkan logika. Tapi seorang pemimpin yang memiliki resilience tinggi tetap tenang di tengah badai. Ketahanan mental ini bukan bakat lahir, tetapi standar yang kamu terapkan untuk diri sendiri," jelasnya.

Ia pun mengutip salah satu prinsip yang dipelajarinya dari mentor dunia, Tony Robbins, yakni 'you get what you tolerate'.

Menurut Coach Erni, standar yang seseorang tetapkan terhadap dirinya akan menentukan bagaimana ia merespons tantangan dan tekanan.

"Seperti yang selalu diajarkan mentor saya Tony Robbins, You get what you tolerate. Jika kamu tidak mentoleransi rasa menyerah, otak akan mencari jalan untuk tetap tenang dan beradaptasi. Di sinilah peran coaching yang tepat untuk membantu menaikkan standar dan memperkuat otot ketahanan itu," ungkap Coach Erni.

Selama bertahun-tahun, Coach Erni mengaku telah mendampingi lebih dari 800 perusahaan dalam membangun sistem bisnis sekaligus membentuk mentalitas para pemimpinnya.

Menurutnya, perusahaan yang mampu bertahan bukanlah yang selalu memiliki sumber daya terbesar, melainkan yang memiliki budaya belajar, kemampuan beradaptasi, dan daya juang yang kuat.

"Ingat, sejarah tidak mencatat siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling gigih untuk tetap berdiri saat yang lain tumbang. The last man standing. Saya sudah mendampingi lebih dari 800 perusahaan untuk membangun sistem dan mentalitas pemenang. Jangan biarkan perubahan zaman menghentikan misi jiwamu. Mari bangun resilience Anda sekarang," tandas Coach Erni.

Baca Juga: Kerja Keras Saja Tak Cukup, Kesuksesan Adalah Milik Mereka yang Berani Berpikir Visioner