Menjelang datangnya adzan magrib yang selalu dirindukan, ada satu hal yang tak pernah absen dari meja berbuka: takjil yang manis, segar, dan menghangatkan suasana. Tahun ini, suasana itu dibuat lebih hidup lewat Nutrijell Takjil Festival, sebuah perayaan kuliner kreatif yang akan digelar selama tiga hari, 27 Februari–1 Maret 2026, di Main Atrium Gandaria City, Jakarta. Bukan sekadar festival makanan, acara ini menjadi ruang temu lintas generasi di mana tradisi bertemu inovasi, dan nostalgia berpadu dengan kreativitas masa kini.
Takjil yang Tak Lagi Biasa
Lewat Nutrijell Takjell Festival, Nutrijell menegaskan posisinya sebagai bagian dari tradisi berbuka puasa masyarakat Indonesia yang terus relevan dari waktu ke waktu. Tak lagi hanya dikenal sebagai hidangan penutup, Nutrijell tampil sebagai bahan pangan fleksibel yang mampu mengikuti tren takjil modern tanpa meninggalkan esensi kebersamaan Ramadan.
Pada hari pembukaan, pengunjung akan disambut instalasi visual yang memikat: Giant Under The Sea Jelly dan Giant Jelly Tumpeng, simbol kebersamaan dan semangat berbagi yang menjadi ruh bulan suci. Tak hanya memanjakan lidah, festival ini juga memanjakan mata dan rasa ingin tahu lewat “Jelly Lukis”, pengalaman menikmati jelly dengan sentuhan seni yang kreatif dan atraktif untuk semua kalangan. Di sini, takjil bukan hanya makanan pembuka ia menjadi karya.
Kolaborasi Hangat Bersama UMKM Lokal
Semangat Ramadhan tak lengkap tanpa kebersamaan. Nutrijell menggandeng 21 tenant makanan dan minuman pilihan untuk berkolaborasi dalam festival ini. Sejumlah pelaku F&B dan UMKM populer seperti Nama Donut, Coffee Room, Puding Bu Aida, Acaii, Pudding Christy, hingga Fukami akan menghadirkan menu kolaborasi eksklusif berbahan Nutrijell yang hanya tersedia selama festival berlangsung.
Senior Brand Manager Nutrijell, Helen Lie, menyampaikan bahwa festival ini menjadi wujud nyata komitmen Nutrijell dalam mendukung pelaku F&B dan UMKM.
“Nutrijell Takjil Festival tidak hanya menghadirkan ragam kreasi takjil berbahan Nutrijell, tetapi juga menjadi bentuk komitmen kami dalam mendukung dan memberdayakan UMKM lokal,” ujar Helen.
Ia menambahkan, momentum Ramadhan dimanfaatkan Nutrijell untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
“Melalui event ini, Nutrijell membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk memperluas eksposur, menjangkau konsumen yang lebih luas, serta tumbuh bersama. Sejalan dengan peran Nutrijell sebagai brand yang tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga nilai positif bagi ekosistem usaha dan masyarakat,” lanjutnya.
Musik, Rasa, dan Rindu yang Bertemu
Tak berhenti pada kuliner, Nutrijell Takjil Festival juga menghadirkan panggung hiburan dari musisi Tanah Air. Yura Yunita dijadwalkan tampil pada Sabtu, 28 Februari 2026, sementara Adrian Khalif akan menutup rangkaian acara pada Minggu, 1 Maret 2026.
Di bawah gemerlap lampu atrium dan aroma manis takjil, musik dan rasa akan menyatu menciptakan pengalaman Ramadan yang tak hanya dikenang oleh lidah, tetapi juga oleh hati.
Destinasi Ramadan yang Penuh Makna
Terbuka untuk umum, Nutrijell Takjil Festival diharapkan menjadi destinasi pilihan masyarakat untuk menemukan inspirasi takjil Ramadhan, menikmati hiburan berkualitas, serta merasakan semangat kebersamaan dalam suasana yang hangat dan penuh makna.
Karena pada akhirnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia tentang merayakan kebersamaan, tentang berbagi cerita di sela senyum, dan tentang menemukan kembali rasa dalam setiap suapan manis yang sederhana namun berarti.