Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Prasetyo Hadi menyatakan jika partainya menghormati aspirasi masyarakat yang dengan tegas menolak usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Adapun hal tersebut dikatakan terkait hasil survei nasional yang digelar Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Baca Juga: Prabowo Cawe-Cawe Demokrat?

Baca Juga: 67,1 Persen Pemilih Prabowo Ogah Pilkada Lewat DPRD

Sebelumnya, peneliti senior LSI Denny JA Ardian Sopa menyampaikan hasil survei yang menunjukkan 66,1% responden menyatakan kurang setuju hingga tidak setuju sama sekali terhadap pilkada tidak langsung. Sementara 28,6% responden menyatakan setuju atau sangat setuju.

Menurutnya, perbedaan pandangan terkait mekanisme Pilkada merupakan hal wajar dalam sistem demokrasi Tanah Air.

"Kami menghormati semua pendapat yang berkembang di masyarakat," ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/1/2026) kemarin.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika partainya bersikap terbuka terhadap masukan publik dalam merumuskan mekanisme pemilihan kepala daerah yang dinilai tepat.

Sambungnya, ia juga menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga pernah menyampaikan pandangan tersebut jauh sebelum menjabat presiden.

"Oh, itu sudah lama dibahas. Bukan dalam posisi beliau sebagai presiden, tetapi sebagai ketua umum partai," tukasnya.