Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim menjadi salah satu pejabat yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi.
Untuk memuluskan kejahatan ini, Silmy berkomplot bersama tujuh anak buahnya di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Baca Juga: Istana Bocorkan Alasan Prabowo Tendang Dadan Hindayana
Semua pelaku kini telah digiring ke bui setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat, Rabu (3/6/2026).
Profil Singkat Silmy Karim
Silmy Karim lahir di Slawi, Tegal, Jawa Tengah pada 19 November 1974. Sebelum bergabung di Kabinet Merah Putih, jebolan Universitas Trisakti pada 1997 itu sudah menempuh karier panjang di berbagai bidang.
Pada tahun 2022, Silmy dipercayakan mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Di luar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy juga telah menorehkan karier panjang seperti menjabat Anggota Tim Supervisi Transformasi Bisnis TNI pada 2007-2008.
Kemudian ia juga tercatat sebagai Anggota Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI pada 2008-2009.
Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar lembaga, Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) sejak 2010-sekarang.
Kemudian Silmy juga aktif menjadi Anggota Tim Pengendali Aktivitas Bisnis TNI pada 2010-2011. Selanjutnya ia juga pernah menjadi Staf Khusus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2010-2011.
Ia juga tercatat sebagai Anggota Tim Pakar Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan pada 2010-2014 dan menjadi Anggota Dewan Analis Strategis Badan Intelijen Negara pada 2013-2015.
Selain sukses dalam karier profesional, Silmy di mata masyarakat dikenal sebagai ekonom.
Tak hanya itu ia juga dikenal luas sebagai ahli manajemen pertahanan khususnya bidang industri pertahanan, maklum ia punya latar belakang pendidikan kemiliteran dan pertahanan atas prakarsa Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Baca Juga: Drama Penangkapan Dadan Cs, Ada yang Disergap di Hotel
Latar belakang pendidikan Silmy di bidang militer terbilang mentereng, tak hanya di dalam negeri ia sempat di kirim ke luar negeri untuk mengenyam pendidikan di sana.
NATO School di Jerman serta Harvard University hingga Naval Postgraduate School di Amerika Serikat adalah lembaga pendidikan militer yang pernah dienyam Silmy.