Perjalanan Karier

Sebelum dikenal luas di layar kaca, Ardit Erwandha memulai perjalanannya dari komunitas stand-up comedy di kota asalnya, Samarinda. Ia kemudian mengikuti ajang Street Comedy Indonesia pada tahun 2014 dan berhasil menjadi salah satu finalis.

Di tahun yang sama, Ardit mulai dikenal publik saat membawa komunitasnya, Stand Up Indo Samarinda, tampil dalam Liga Komunitas Stand Up Comedy yang diselenggarakan oleh Kompas TV. Meski harus tereliminasi lebih awal, langkah tersebut menjadi pintu awal kariernya di dunia komedi.

Tak berhenti di situ, Ardit terus mengasah kemampuannya dan kembali berkompetisi di Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV. Pada tahun 2016, ia lolos sebagai kontestan musim keenam melalui audisi di Surabaya, berhasil melaju hingga babak grand final, dan meraih posisi runner-up.

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Arif Brata, dari Panggung Komika hingga Jadi Aktor

Selain tampil di kompetisi, Ardit juga sempat mengikuti tur stand-up bertajuk “Majelis Tidak Alim” bersama Ernest Prakasa. Ia juga aktif dalam komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat, yang semakin memperluas jaringan dan pengalamannya di industri hiburan.

Seiring waktu, Ardit mulai mengembangkan kariernya ke dunia perfilman. Tak hanya sebagai aktor, ia juga terlibat di balik layar sebagai penulis, sutradara, hingga konsultan komedi. 

Dalam perjalanan aktingnya, Ardit telah membintangi berbagai film sejak debutnya di Ngenest (2015). Di antaranya seperti Trinity, The Nekad Traveler, Susah Sinyal, Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan, hingga Petualangan Sherina 2. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga tampil di film seperti Agak Laen, Badarawuhi di Desa Penari, serta Tunggu Aku Sukses Nanti (2026) yang membuat namanya belakangan menjadi sorotan.

Baca Juga: Deretan Film Indonesia yang Pemeran Utamanya Komika

Di luar film, Ardit juga tampil di layar televisi. Ia dikenal lewat perannya dalam serial The East yang tayang dalam beberapa musim, serta sempat bermain dalam serial 4 Anak Rantau. Ardit juga membintangi sejumlah web series  di antaranya seperti Imperfect the Series, Kalau Jodoh Takkan ke Mana, hingga Nurut Apa Kata Mama. 

Tak hanya di depan layar, Ardit juga terlibat dalam proses kreatif di balik layar sebagai penulis, sutradara, dan konsultan komedi, yang semakin memperkaya kiprahnya di industri hiburan Indonesia.

Keren banget ya, Ardit!