Nama Agus Lasmono familiar sebagai salah satu anggota keluarga konglomerat era Orde Baru, ia merupakan keponakan  Presiden Soeharto. Ayahnya bernama Sudwikatmono adalah saudara sepupu Presiden RI ke-2 itu.

Di masa Orde Baru Sudwikatmono dikenal menahkodai sejumlah perusahaan besar seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, dan PT Bogasari Flour Mills. Sedangkan ibunda Agus bernama  Sri Sulastri.

Pria kelahiran  Jakarta, 6 April 1972 itu merupakan pendiri PT Indika Energy Tbk (INDY) sebuah perusahaan investasi terkemuka di Indonesia.

Agus merupakan penerima gelar Bachelor of Arts (BA) di bidang ekonomi dari Pepperdine University, Amerika Serikat pada 1993. Sedangkan studi magister (S2) dilanjutkan ke West Coast University, Amerika Serikat, ia menuntaskan studi S2 di kampus itu pada 1995.

Vokalis Band Metal 

Jauh sebelum terjun ke dunia bisnis Agus menghabiskan masa mudanya seperti anak-anak muda pada umumnya, menariknya masa lalu Agus justru sangat kontras dengan kehidupan yang sekarang ini. 

Agus menghabiskan masa mudanya sebagai seorang vokalis band metal yang berpenampilan gahar juga misterius, sebuah perbedaan yang sangat mencolok, saat ini Agus dikenal sebagai pebisnis yang penuh wibawa dan selalu berpenampilan serius. 

Agus bergabung dengan Nosferatu sebuah grup band beraliran thrash metal yang dibentuk di Los Angeles, Amerika Serikat 1993 mereka sempat merilis  album berjudul Visible but Untouched. 

Tak hanya Agus, ada personel lain yang berasal dari Indonesia, yaitu Tjahjo Wisanggeni sebagai gitaris. Selain Agus dan Tjahjo, Nosferatu didukung Ricky Wolking sebagai pemain bass dan Mark Bistany sebagai penabuh drum. 

Mendirikan NET TV

NET TV sempat menjadi salah satu stasiun televisi yang paling mencuri perhatian khalayak, meski menjadi pendatang  baru namun NET langsung menjadi primadona di tengah acara-acara televisi lain yang terkesan monoton. NET hadir dengan gaya kekinian dan mengusung sejumlah program dengan konsep yang jauh lebih fresh.  NET sendiri merupakan akronim dari “News and Entertainment Television”

Berbicara NET TV kebanyakan orang hanya mengenal nama Wishnutama Kusubandio, tetapi perlu diingat bahwa stasiun televisi itu bisa mengudara berkat Agus Lasmono yang ikut terlibat langsung di dalamnya. Agus dan Wishnutama adalah pencetus dan mendirikan televisi yang telah bertransformasi menjadi MDTV itu. 

Jadi Anak Muda Paling Tajir

Kepandaiannya dalam mengelola bisnis bikin Agus sempat masuk dalam daftar anak muda paling tajir di Indonesia. Pada 2010 namanya masuk majalah Forbes sebagai salah satu orang Indonesia paling kaya dengan total kekayaan yang  ditaksir mencapai US$ 845 juta atau sekitar Rp 7,67 triliun. 

Agus secara pribadi memiliki saham Indika Energy sebesar 0,195% dan melalui PT Indika Inti Investindo yang dikelolanya sebesar 37,38%.

Melalui perusahaan ini, Agus Lasmono meraih keuntungan dalam jumlah fantastis. 

Selain Indika Energy, Agus Lasmono yang mendirikan Indika Group juga memiliki sejumlah grup bisnis yang bergerak di beberapa sektor usaha, seperti PT Kideco Jaya Agung yang bergerak di sektor batubara, PT Cirebon Electric Power di sektor pembangkit tenaga listrik.