Perubahan sikap tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend yang secara mendadak mengaku dieksploitasi dan ditipu dalam film Pesta Babi terus memunculkan berbagai spekulasi liar. 

Kekinian muncul isu bahwa Mama Sinta sapaan Yasinta Moiwend diintimidasi pihak tertentu dan dijemput paksa TNI selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya pada akhir pekan lalu. 

Baca Juga: Siapa Yasinta Moiwend, Pemeran Film Pesta Babi yang Mendadak Putar Haluan?

Terkait isu tersebut, Mama Sinta dengan tegas membantah. Dia mengatakan, perubahan sikap yang disusul dengan langkah hukum yang ia tempuh murni keinginannya. Tak ada pihak luar yang sengaja mendorong dan menekannya. Mama Sinta mengatakan hal itu ia lakukan karena merasa harga dirinya tercoreng dan dirugikan.

“TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi. Kenapa kalian yang repot dengan saya? Saya datang ke Jakarta karena harga diri saya," kata Mama Sinta dilansir Selasa (2/6/2026).

Mama Sinta juga dengan tegas membantah isu yang menyebut bahwa dirinya dijemput helikopter mewah dan akomodasi perusahaan tertentu saat membuat laporan polisi terkait film Pesta Babi.

Dia mengatakan perjalanannya dari Papua ke Jakarta seluruhnya menggunakan dana pribadi.

"Itu tidak benar, Nak, itu tidak benar. Saya naik pesawat biasa dengan penumpang," ujarnya. 

Sebagaimana diketahui bersama, Mama Sinta yang menjadi salah satu pemeran dalam film Pesta Babi mendadak berubah haluan. Dia justru menentang film dokumenter garapan Dandhy Laksono itu dan meminta film itu ditarik.  

Mama Sinta tak sudi video dirinya ikut ditampilkan dalam dokumenter berdurasi lebih dari satu jam itu. Kekecewaan wanita paruh baya itu akhirnya berujung laporan polisi ke Polda Metro Jaya beberapa hari lalu. Pihak yang dipolisikan adalah Ketua LBH Papua Merauke berinisial JTW.

Mama Sinta sama sekali tidak mengetahui keterlibatannya dalam film Pesta Babi, ia bahkan baru mengetahui video dirinya ditampilkan dalam dokumenter yang mengungkap dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) itu ketika menghadiri pemutaran film di Susteran Maranatha, Jayapura, pada 8 April 2026. Saat itu, ia mengaku terkejut karena menemukan wajahnya muncul dalam film yang sedang diputar.

Baca Juga: Gonjang Ganjing Film Pesta Babi, Sakit Hati Mama Yasinta Moiwend Berujung Laporan Polisi

"Jadi saat itu saya tahunya mau potong babi betulan. Ternyata kita naik Susteran Maranatha, yang diputar ternyata film Pesta Babi," katanya.

"Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka! Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati," tambahnya memungkasi.