PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus menghadirkan berbagai fitur dan inovasi sepanjang tahun ini untuk mendorong pertumbuhan pengguna sekaligus memperluas edukasi pasar kripto di Indonesia.
Seiring dengan upaya tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan yang agresif dalam beberapa tahun ke depan.
Chief Marketing Officer, Timothius Martin, mengatakan bahwa secara global, industri kripto dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal itu menjadi acuan bagi PINTU dalam menetapkan target bisnis ke depan.
“Kalau di global ternyata dalam tiga tahun terakhir itu pertumbuhannya sekitar dua kali lipat. Jadi kalau buat PINTU, seharusnya kurang lebih bisa mengikuti tren itu juga. Kami berharap pertumbuhannya bisa double digit setiap tahun, dan dalam tiga tahun ke depan bisa mencapai dua kali lipat,” beber Timothius, saat acara Grand Launching PINTU VIP yang digelar di Bale Nusa, Pakubuwono, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Menurut Timothius, berbagai inovasi fitur yang diluncurkan PINTU diharapkan dapat memperluas adopsi kripto di kalangan investor, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan instrumen investasi bagi pengguna.
Sementara itu, di tengah meningkatnya tensi geopolitik global dan volatilitas pasar, SVP Strategy & Business PINTU, Andy Putra, juga membagikan pandangannya terkait strategi investasi kripto, khususnya bagi investor pemula.
Ia menjelaskan bahwa kripto termasuk dalam kategori aset berisiko tinggi yang sangat sensitif terhadap perubahan kondisi makroekonomi. Pergerakan kecil di pasar saham global dapat berdampak besar pada harga kripto.
“Pasar kripto saat ini termasuk high risk asset. Pergerakan kecil di makro ekonomi bisa berdampak besar. Misalnya kalau indeks teknologi seperti NASDAQ Composite bergerak 1%, di kripto bisa setara dengan 10%,” kata Andy.
Baca Juga: PINTU Luncurkan PINTU VIP, Layanan Eksklusif untuk Investor Kripto Loyal