Persoalan sampah di Kabupaten Karawang masih menjadi masalah yang tak ada habisnya. Minimnya infrastruktur pemrosesan akhir (TPA) dan sistem pengelolaan yang belum terpadu menuntut adanya solusi cepat dan berkelanjutan yang melibatkan investasi serta kerjasama dari berbagai pihak.

Menanggapi kondisi krusial tersebut, PERURI meluncurkan kembali inisiatif luar biasanya, yaitu program keberlanjutan lingkungan bertajuk “PERURI Asri” yang merupakan singkatan dari “Aksi Sustainable untuk Resiliensi Indonesia”.

Baca Juga: PERURI Bersama Telkom University Kolaborasi Penguatan Talenta Digital

Program ini dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan, dengan fokus utama melibatkan kelompok ibu rumah tangga di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Pelaksanaan program ini dipusatkan di Rumah BUMN Karawang pada Minggu (9/11).

Mengubah Sampah Menjadi 'Cuan' Melalui 3R

Tujuan utama dari PERURI Asri adalah menumbuhkan kesadaran pengelolaan sampah langsung dari rumah tangga dan mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan. Dengan berbagai cara seperti menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Baca Juga: Graduation Ceremony Peruri Digital Entrepreneur Academy Level 1 Tahun 2025, Buka Jalan Baru untuk UMKM Naik Kelas

Menurut Yahdi Lil Ihsan, POH Strategic Corporate Branding & TJSL PERURI, langkah ini dimulai dari hal kecil. “Langkah kecil seperti mengolah sampah organik menjadi produk bernilai dapat menjadi titik awal bagi Desa Telukjambe untuk mewujudkan lingkungan yang lebih asri melalui semangat gotong royong,” ujar Yahdi Lil Ihsan.

Pendekatan yang dilakukan PERURI bersifat edukatif dan partisipatif. Masyarakat Telukjambe dibekali dengan literasi lingkungan dan keterampilan praktis untuk mengelola sampah, baik organik maupun anorganik, secara mandiri.

Peserta pelatihan diajarkan cara memilah, mengolah, hingga memanfaatkan kembali sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Hasilnya, selain menjaga lingkungan, masyarakat juga memperoleh peluang ekonomi baru dari hasil daur ulang.

Dukungan terhadap langkah nyata PERURI ini datang dari perangkat desa. Sekretaris Desa Telukjambe, Muhammad Tajudin Nur, menyampaikan apresiasi mendalam, berharap program ini membawa dampak positif dan membantu masyarakat mengubah pola hidup dalam mengelola sampah.

Komitmen Bersama untuk Ekonomi Sirkular

Untuk memperkuat komitmen ini, PERURI bersama Pemerintah Desa Telukjambe dan perwakilan masyarakat melakukan penandatanganan Komitmen Bersama Jaga Lingkungan. Acara kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih, yang menjadi simbol semangat gotong royong dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan berdaya tahan.

Program PERURI Asri juga menguatkan posisi PERURI sebagai BUMN yang mendorong ekonomi sirkular melalui praktik pemilahan, pengumpulan terpisah, dan daur ulang di level rumah tangga. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs, khususnya SDGs (8) tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDGs (12) tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

PERURI menegaskan komitmennya untuk meningkatkan penggunaan sumber daya, mengurangi limbah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tanpa merusak alam. Program kolaboratif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tangguh, serta memperkuat resiliensi Indonesia melalui aksi keberlanjutan yang dimulai dari tingkat desa dan memberikan dampak nyata bagi bumi yang lebih asri