Sementara itu, berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi asuransi meningkat menjadi 45,45% dan indeks inklusi asuransi mencapai 28,50%. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi sekaligus menjadi peluang bagi industri untuk terus memperluas edukasi dan akses layanan proteksi kepada masyarakat.
Bersama IFG Group, Askrindo menghadirkan berbagai aktivitas literasi dan activation booth bertema proteksi keuangan yang dikemas secara menarik dan interaktif. Melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas engagement, pengunjung diajak memahami pentingnya kesiapan menghadapi risiko finansial dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengenalan berbagai produk perlindungan risiko Askrindo dengan premi terjangkau, meliputi Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Mikro Usahaku, dan Asuransi Mikro Rumahku yang dirancang untuk memberikan perlindungan sederhana sesuai kebutuhan masyarakat.