Nama Vidi Aldiano selama ini identik dengan dunia musik. Kariernya sebagai penyanyi pop telah melahirkan berbagai karya yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Namun, kreativitasnya tidak berhenti di panggung hiburan. Di luar industri musik, Vidi juga pernah menunjukkan kontribusinya di dunia bisnis kuliner, khususnya industri kopi, melalui kolaborasinya dengan brand kopi lokal Fore Coffee.
Kolaborasi tersebut menjadi contoh menarik bagaimana figur publik tidak hanya berperan sebagai wajah promosi atau endorser, tetapi juga terlibat langsung dalam proses kreatif pengembangan produk.
Baca Juga: Mengenang Vidi Aldiano dari Kacamata Para Sahabat
Pada 2022, Fore Coffee menunjuk Vidi Aldiano sebagai Chief Savor Advisor. Posisi ini bukan sekadar gelar simbolis. Dalam peran tersebut, Vidi ikut terlibat dalam proses pengembangan menu, mulai dari memberikan masukan terkait pemilihan bahan, keseimbangan rasa, hingga konsep minuman yang dinilai relevan dengan preferensi konsumen.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memadukan kapabilitas internal dengan perspektif kreatif dari figur yang dekat dengan selera pasar, terutama generasi muda.
Salah satu hasil kolaborasi tersebut adalah menu Butterscotch Sea Salt Latte, minuman kopi dengan perpaduan rasa manis dari butterscotch dan sentuhan gurih dari sea salt. Kombinasi rasa ini menghadirkan karakter yang unik, tetapi tetap mudah diterima oleh penikmat kopi muda.
Baca Juga: Perjalanan Karier Vidi Aldiano, dari 'Nuansa Bening' hingga Menjadi Inspirasi Banyak Orang
Di balik pengembangan menu tersebut, Fore Coffee memiliki strategi pasar yang cukup jelas. Perusahaan ingin lebih fokus menyasar konsumen kopi dari kalangan generasi muda yang cenderung menyukai varian minuman dengan karakter rasa yang lebih eksploratif.
Co-founder Fore Coffee, Matthew James Glowik, menjelaskan bahwa tren konsumsi kopi di kalangan anak muda menunjukkan preferensi terhadap minuman dengan rasa manis yang tetap seimbang.
“Young coffee drinkers biasanya craving sesuatu yang manis tapi tetap moderat. Waktu itu juga lagi tren minuman dengan topping sea salt,” ujar Matthew dalam sebuah podcast.
Baca Juga: Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit yang Diderita Vidi Aldiano Selama 6 Tahun
Ia juga menilai bahwa Vidi Aldiano memiliki keunggulan dalam membaca tren sosial di lingkar pertemanan dan komunitasnya.
“Dia punya koneksi ke sahabat dan komunitasnya, jadi dia tahu orang-orang lagi ‘into’ apa. Paling penting, tastenya juga bagus banget,” kata Matthew.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan Vidi tidak hanya dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran berbasis selebritas, tetapi juga sebagai sumber insight mengenai selera konsumen.
Strategi tersebut terbukti memberikan hasil signifikan. Berdasarkan data dari press release perusahaan, menu Butterscotch Sea Salt Latte berhasil terjual lebih dari 10 juta gelas sejak pertama kali diluncurkan pada 2022 hingga 2023.
Baca Juga: Elisa Suteja, Sosok Perempuan Inspiratif di Balik Kesuksesan Fore Coffee
Pencapaian ini turut berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis Fore Coffee, termasuk ekspansi gerai di berbagai wilayah Indonesia.
Sejumlah media bisnis seperti Marketeers dan Validnews juga mencatat bahwa minuman tersebut pada awalnya diperkenalkan sebagai menu musiman. Namun, tingginya permintaan konsumen membuat perusahaan akhirnya menjadikannya sebagai menu permanen, bahkan setelah periode kampanye promosi berakhir.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa inovasi produk sering kali lahir dari kolaborasi lintas perspektif. Ketika kemampuan operasional dan rantai pasok perusahaan dipadukan dengan kurasi rasa dari figur kreatif seperti Vidi Aldiano, hasilnya dapat menjadi produk yang tidak hanya populer dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki daya tahan pasar yang kuat.
Baca Juga: Mengenal Vico Lomar, Sosok di Balik Kesuksesan Fore Coffee
Pendekatan seperti ini juga membantu perusahaan menghindari bias internal yang kerap terjadi pada para pendiri bisnis. Dalam banyak kasus, founder terlalu terikat pada ide awal mereka sehingga sulit melihat produk secara objektif dari sudut pandang konsumen.