Pendiri Publik di Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar mengklaim Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari strategi untuk menghadapi Pilpres 2029 mendatang.
Kedua program andalan Presiden Prabowo Subianto itu bahkan disebutnya menjadi ongkos yang memuluskan langkah Prabowo di Pilpres 2029
“Ongkos ini sudah berubah, tidak lagi dalam bentuk rupiah, tapi dalam bentuk bantuan sosial, MBG ini hanya sebagian cara dari mungkin 1.001 cara menjelang 2029,” kata Media Askar dikutip dari Instagram @neolead.id Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Pamer MBG di KTT BRICS, Prabowo Langsung Kena Skakmat: Kok Korupsi dan Keracunannya Nggak Dibahas?!
“Mereka merencanakan dan mereka sudah melaksanakan. 2026 mereka sudah melakukan itu dengan sangat terencana, masif, hampir di semua lini,”tambahnya.
Dia mengatakan pemerintah pusat punya pengaruh besar terhadap pemerintah daerah. Akibat dari konflik kepentingan.
“Pertama, mereka tahu. Mereka bisa kontrol pemerintah daerah. Karena ada afiliasi kepentingan dan saling kuncian terkait kejahatan yang dilakukan kepala daerah,” ujarnya.
Akibatnya, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) bisa dipangkas. Dialihkan ke pusat.
“Sehingga mereka ambil DAU, DAK, dan DBH. Kemudian digeser ke pusat. Pusat punya uang,” ucapnya.
Bukan hanya itu, pemerintah pusat juga mengalihkan anggaran yang sebenarnya sudah ada mandatory. Seperti kesehatan dan pendidikan.
“Tidak cukup sampai di sana, mereka juga ambil dana pendidikan, dana kesehatan, dan bahkan belakangan mereka menggunakan instrumen keuangan seperti patriot bond dan beragam manuver ekonomi keuangan lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, semua itu dilakukan untuk mengumpulkan uang demi Pemilu 2029.
“Tujuannya cuma satu, memastikan uang terkumpul dalam keranjang, dan digunakan pelan-pelan untuk 2027, 2028, dan 2029. Kita sudah saksikan hari ini, ongkos itu pelan-pelan jadi logistik,” ujarnya.
Baca Juga: Yang Ngomong Pak Mahfud, Sudaryono Tolong Pasang Kuping Baik-Baik: Anda Gagal Urus MBG!
“Logistik dimaksudnya, mulai dari MBG hingga Kopdes. Apa itu logistiknya? MBG. Apa gudangnya? kopdes. Siapa yang menyalurkan logistik itu? Ormas. Kemudian partai politik dan satu lagi yang paling krusial, aparat TNI dan polisi,” tambahnya memungkasi.