Growthmates, anggapan bahwa minum air dingin atau air es dapat membuat tubuh gemuk masih banyak beredar di masyarakat. Bahkan, ada pula anggapan bahwa air dingin dapat membuat lemak dalam tubuh membeku sehingga lebih sulit dibakar.
Namun, anggapan tersebut ternyata tidak benar. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dengan kompetensi komprehensif dalam penanganan penyakit metabolik, gastroenterologi, hepatologi, serta penyakit imunologi, dr. Vardian Mahardika, M.Biomed, SpPD, AIFO-K, menjelaskan bahwa suhu air yang diminum bukanlah penyebab seseorang mengalami kenaikan berat badan.
“Minum air dingin sebelum makan bisa menurunkan berat badan. Emang iya? Ada yang ngomong es terus, es terus, makanya badannya jadi gemuk. Ada juga yang ngomong, minum air es itu malah bisa bikin lemak kita jadi beku sehingga susah untuk dibakar,” ungkap dr. Vardian, sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribadinya @vardiandika, Minggu (6/9/2026).
dr. Vardian mengatakan bahwa anggapan tersebut merupakan mitos. Sebaliknya, minum air dingin sebelum makan justru disebut dapat membantu seseorang mengontrol asupan makanan.
“Gak bener ya teman-teman, mitos air es gak bikin kalian gemuk. Bahkan kalau kalian minum air es sebelum makan, itu bisa menurunkan berat badan kalian,” katanya.
Menurut dr. Vardian, salah satu mekanismenya berkaitan dengan rasa kenyang. Ketika seseorang minum air dingin, lambung akan mengalami peregangan.
Kondisi tersebut, kata dia, kemudian dapat memicu sinyal kenyang sehingga seseorang merasa lebih cepat kenyang sebelum mulai menyantap makanan.
“Ketika kita minum air dingin, dinding lambung kita akan meregang dan dia akan mengaktifkan reseptor rasa kenyang yang ada di otak. Dia akan menyuruh lambung untuk berhenti kontraksi,” jelasnya.
Baca Juga: Dokter: Tubuh Bukan Pinjol, Makan Gorengan Tak Bisa Dibayar dengan Olahraga