Pihak kepolisian Polda Metro Jaya terus berupaya mengungkap kematian Sutrimo yang  meninggal secara mendadak pada Kamis pekan lalu.

Kematian pria yang disebut-sebut bekerja sebagai kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah itu membuat publik mulai berspekulasi, sebab peristiwa itu terjadi di tengah kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Febrie.

Baca Juga: 3 Fakta soal Kematian Janggal Sutrimo yang Diduga Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan saat ini pihaknya masih berupaya mengungkap latar belakang yang menyebab kematian mendadak tersebut, pihak kepolisian bakal melakukan penyelidikan untuk mengungkap wajar tidaknya kematian tersebut. 

"Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apapun, apalagi terkait tentang hilangnya nyawa seseorang, apakah itu wajar atau tidak wajar. Ini masih didalami," kata Budi  kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Sejauh ini pihak kepolisian belum menerima laporan  apa pun dari keluarga korban untuk itu pihak keluarga diminta segera  membuat laporan polisi apabila merasa ada yang janggal dalam peristiwa kematian itu agar kasus ini bisa diselidiki lebih jauh. 

"Kita juga memberikan imbauan apabila memang keluarga korban merasa ada kejanggalan terhadap meninggalnya saudara S, ini bisa membuat laporan kepada Polda Metro Jaya. Dan ini lebih pro justisia-nya lebih tepat, lebih enak untuk kita melakukan pendalaman," tutur dia.

Pihak kepolisian sebelum nya telah meminta keterangan kepada sejumlah pihak terkait kematian tersebut, selain keluarga korban, polisi juga meminta keterangan kepada sopir ambulans yang mengevakuasi korban serta Pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, Kebayoran.

"Sekecil apapun informasi pasti akan didalami oleh Polda Metro Jaya. Dan ini pasti harus ada profesionalitas, kehati-hatian, kita tetap menjunjung asas praduga tak bersalah," pungkas Budi. 

Baca Juga: Jangan Terkecoh! Penahanan Febrie di Rutan KPK Hanya Gimik

Sebagaimana diketahui, meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026) lalu. Ia ditemukan dalam dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan kemudian dibawa menuju RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans. Namun pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia saat sebelum ditangani.