Setelah menyelesaikan pendidikan pesantren, Habib Jafar melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Di kampus tersebut, ia berhasil meraih gelar Sarjana Filsafat Islam sebelum melanjutkan pendidikan magister dengan konsentrasi Tafsir Al-Qur'an di universitas yang sama.
Dalam kehidupan pribadinya, Habib Jafar telah menikah pada 2019. Meski demikian, ia memilih untuk tidak banyak mengungkap kehidupan rumah tangganya ke ruang publik, termasuk identitas sang istri yang hingga kini tetap dijaga privasinya.
Baca Juga: Cantik Saat Lebaran ZAP Masuk Tahun ke-10, Gandeng Habib Jafar dan HMNS Lewat Kampanye 'CANGI'
Dari Penulis, Pendakwah, hingga Main Film
Perjalanan karier Habib Jafar bermula dari dunia kepenulisan. Sejak masih menjadi mahasiswa, ia aktif menulis artikel yang membahas isu-isu keislaman dengan sudut pandang yang ringan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tulisannya pun sempat dimuat di berbagai media nasional, seperti Kompas, Tempo, dan Jawa Pos.
Tak hanya menulis artikel, Habib Jafar juga telah menerbitkan sejumlah buku, di antaranya Menyegarkan Islam Kita, Anakku Dibunuh Israel, Islam "Mazhab" Fadlullah, hingga Tuhan Ada di Hatimu.
Seiring berjalannya waktu, Habib Jafar semakin aktif berdakwah melalui berbagai platform digital. Lewat kanal YouTube Jeda Nulis dan media sosial, ia menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan gaya yang santai, inklusif, dan mudah dipahami. Pendekatan inilah yang membuat dakwahnya banyak diterima, terutama oleh kalangan milenial dan Gen Z.