Siapa yang tak mengenal sosok Habib Husein Ja'far Al Hadar atau yang lebih akrab disapa Habib Jafar? Pendakwah muda ini dikenal luas berkat gaya dakwahnya yang santai, inklusif, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Mulai dari generasi muda, masyarakat umum, hingga para selebritas dan tokoh agama.
Aktif berdakwah melalui berbagai platform media sosial, Habib Jafar berhasil menghadirkan pendekatan dakwah yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Cara penyampaiannya yang ringan namun tetap sarat makna, membuat pesan-pesan keagamaan yang ia sampaikan mudah dipahami dan relevan, terutama bagi kalangan milenial dan Gen Z.
Berikut ini telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Rabu (1/7/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok Habib Jafar dan perjalanan kariernya.
Baca Juga: Profil Bayu SKAK, Perjalanan Karier dari YouTuber hingga Sutradara Film
Profil Habib Husein Ja'far Al Hadar
Pemilik nama lengkap Husein Ja'far Al Hadar ini lahir di Bondowoso, Jawa Timur, pada 21 Juni 1988. Habib Jafar berasal dari keluarga bermarga Al Hadar, dengan sang ayah bernama Ja'far Al Hadar. Ia juga dikenal sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW yang tercatat hingga generasi ke-38.
Pria berdarah Madura ini menghabiskan masa kecilnya di lingkungan Pondok Pesantren Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Latar belakang inilah yang menjadi bekal awal yang membentuk pemahaman keagamaannya sejak usia dini.
Setelah menyelesaikan pendidikan pesantren, Habib Jafar melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Di kampus tersebut, ia berhasil meraih gelar Sarjana Filsafat Islam sebelum melanjutkan pendidikan magister dengan konsentrasi Tafsir Al-Qur'an di universitas yang sama.
Dalam kehidupan pribadinya, Habib Jafar telah menikah pada 2019. Meski demikian, ia memilih untuk tidak banyak mengungkap kehidupan rumah tangganya ke ruang publik, termasuk identitas sang istri yang hingga kini tetap dijaga privasinya.
Baca Juga: Cantik Saat Lebaran ZAP Masuk Tahun ke-10, Gandeng Habib Jafar dan HMNS Lewat Kampanye 'CANGI'
Dari Penulis, Pendakwah, hingga Main Film
Perjalanan karier Habib Jafar bermula dari dunia kepenulisan. Sejak masih menjadi mahasiswa, ia aktif menulis artikel yang membahas isu-isu keislaman dengan sudut pandang yang ringan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tulisannya pun sempat dimuat di berbagai media nasional, seperti Kompas, Tempo, dan Jawa Pos.
Tak hanya menulis artikel, Habib Jafar juga telah menerbitkan sejumlah buku, di antaranya Menyegarkan Islam Kita, Anakku Dibunuh Israel, Islam "Mazhab" Fadlullah, hingga Tuhan Ada di Hatimu.
Seiring berjalannya waktu, Habib Jafar semakin aktif berdakwah melalui berbagai platform digital. Lewat kanal YouTube Jeda Nulis dan media sosial, ia menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan gaya yang santai, inklusif, dan mudah dipahami. Pendekatan inilah yang membuat dakwahnya banyak diterima, terutama oleh kalangan milenial dan Gen Z.
Popularitasnya di media sosial juga membawanya berkolaborasi dengan berbagai figur publik. Salah satu yang paling dikenal adalah program Pemuda Tersesat bersama Coki Pardede dan Tretan Muslim di kanal Majelis Lucu Indonesia.
Selain itu, Habib Jafar juga kerap berbincang bersama Onadio Leonardo (Onad) dalam berbagai podcast yang membahas isu kehidupan dan keagamaan dengan gaya yang ringan namun tetap berbobot.
Habib Jafar juga dikenal konsisten menggaungkan pesan toleransi melalui kolaborasi lintas agama. Ia acap kali membuat kontenkolaborasinya bersama para tokoh lintas agama.
Sebut saja seperti Pendeta Marcel Saerang, Pendeta Brian, Romo Antonius Suyadi (Romo Aan), Bli Yan (Yan Mitha Djaksana), Bhante Dhira (Bhikku Bhandra Natha Thera), dan Js. Kristan. Lewat diskusi santai, kuis, hingga kegiatan liburan bersama, mereka mengajak masyarakat melihat keberagaman sebagai kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, dan hidup berdampingan.
Baca Juga: Gandeng Habib Ja'far dan Ummi Pipik, Muslim Pro Gelar Kajian di Bandung dan Jakarta
Popularitas Habib Jafar juga membawanya menjadi pengisi berbagai program televisi. Ia tercatat pernah tampil dalam sejumlah acara bertema dakwah dan inspirasi, seperti Hikmah Podcast, Kapsul Ramadan, Amanah Islam, Sahur Lebih Segerr, Kurma (Kuliah Ramadan), Tonight Show Ramadan, Ruang Ngaji, CFD (Cari Faedah), hingga Kisah Para Sahabat Rasul. Pada 2024, ia juga turut meramaikan Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia musim kedua.
Tak hanya aktif di media sosial dan televisi, Habib Jafar juga melebarkan kiprahnya ke dunia seni peran. Dalam waktu dekat, ia akan menyapa para pecinta layar lebar lewat film bergenre fiksi ilmiah komedi, FOUFO.
Dalam film garapan sutradara Bayu Skak ini Habib Jafar akan beradu akting dengan Tretan Muslim dan sejumlah aktor lainnya. FOUFO dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026 mendatang.