“Saya 14 tahun sebagai Presiden Direktur di BCA, sekarang baru belajar menjadi Presiden Komisaris. Selama sukses, yang tanda petik boleh dikata sukses, itu 70% adalah karena networking,” ungkapnya.
Lebih jauh, Jahja menekankan pentingnya kemampuan berinteraksi dengan orang lain tanpa terhalang oleh jabatan.
Sikap rendah hati dan mudah bergaul, menurutnya, menjadi kunci dalam membangun hubungan yang kuat dan saling mendukung.
“Kita dekat dengan orang, gampang berteman, meskipun jabatan tinggi tapi kita bisa get along with people, sederhana gitu, orang langsung welcome,” katanya.
Jahja pun menyimpulkan bahwa networking bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen krusial dalam kepemimpinan dan perjalanan karier.
“Ini banyak hal menolong untuk saya menjadikan networking itu salah satu hal yang sangat penting bagi jabatan saya juga dalam memimpin BCA,” tutup Jahja.
Baca Juga: Bukan Sekadar Target, Ini Alasan Jahja Setiaatmadja Rajin Ngobrol Personal dengan Tim