Growthmates, tubuh yang terasa sehat sering kali membuat seseorang merasa tidak perlu menjalani pemeriksaan kesehatan.
Padahal, ada sejumlah penyakit yang bisa berkembang tanpa menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Kolesterol tinggi adalah salah satunya.
Dikutip dari Times of India, Kamis (2/7/2026), kondisi ini kerap tidak disadari hingga akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Itulah sebabnya, mengetahui kadar kolesterol secara rutin sama pentingnya dengan menerapkan gaya hidup sehat.
Kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan gejala
Tidak seperti demam atau cedera yang langsung terasa, kadar kolesterol yang tinggi umumnya tidak menimbulkan rasa sakit maupun keluhan yang mudah dikenali.
Seseorang bisa tetap aktif bekerja, berolahraga, dan menjalani rutinitas normal tanpa menyadari bahwa proses penumpukan lemak di dalam pembuluh darah sedang berlangsung.
Menurut Federasi Jantung Dunia (World Heart Federation), kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, tetapi sering kali tidak disertai gejala yang jelas.
Kondisi inilah yang membuat kolesterol dikenal sebagai salah satu "silent risk" atau faktor risiko yang bekerja secara diam-diam.
Mengapa kolesterol perlu dipantau?
Kolesterol sebenarnya bukan zat yang sepenuhnya buruk. Tubuh membutuhkannya untuk membentuk hormon, vitamin D, serta membantu proses pembentukan sel.
Masalah muncul ketika kadar kolesterol, terutama kolesterol jahat (LDL), berada di atas batas normal dalam waktu yang lama. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding pembuluh darah yang berlangsung secara perlahan selama bertahun-tahun.
Jika dibiarkan, pembuluh darah menjadi semakin sempit dan aliran darah terganggu. Risiko penyakit serius seperti serangan jantung maupun stroke pun meningkat.
Karena proses tersebut berlangsung tanpa gejala yang jelas, pemeriksaan kesehatan menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kadar kolesterol masih berada dalam batas yang sehat.
Baca Juga: Badan Kurus Bukan Jaminan Kolesterol Normal, Dokter Ahli Ungkap Penyebabnya