Growthmates, tren parfum di Indonesia terus berkembang pesat, mengikuti perubahan selera dan gaya hidup generasi masa kini.

Salah satu yang kembali mencuri perhatian adalah wangi gourmand, aroma yang terinspirasi dari makanan manis dan lezat, namun kini hadir dengan pendekatan yang jauh lebih modern, elegan, dan emosional.

Gabriela Ausrin, Givaudan Fragrance Expert, menjelaskan bahwa gourmand sebenarnya bukan tren baru, tetapi mengalami evolusi besar sejak pertama kali muncul di industri parfum dunia.

“Kalau di industri parfum sendiri, awalnya wangi gourmand ini dimulai pada awal 1990-an. Salah satu yang paling ikonik adalah parfum 'Angel' dari Thierry Mugler. Di zamannya, parfum ini benar-benar berbeda,” terang Gabriela, saat Konferensi Pers Fres & Natural Dessert Collection akan digelar di Vilo Gelato Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2025).

Dikisahkan Gabriela, sebelum era 1990-an, dunia parfum didominasi oleh aroma floral, citrus, dan woody. Menurutnya, aroma yang terlalu manis dan menyerupai makanan sempat dianggap 'tidak pantas' untuk dipakai di tubuh. Namun, semua itu berubah saat 'Angel' diluncurkan pada 1992.

“Di zaman itu, parfum masih didominasi wangi floral dan fresh. Tiba-tiba Angel hadir dengan aroma yang sangat manis, yakni vanilla, cokelat, karamel, yang benar-benar edible. Surprisingly, parfum ini punya banyak peminat dan akhirnya diminati sampai sekarang,” jelas Gabriela.

Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi parfum-parfum gourmand lainnya, yang terus berkembang hingga hari ini. Namun, gourmand modern tak lagi sekadar soal manis.

“Sekarang gourmand itu sudah naik panggung. Bukan cuma wangi seperti makanan, tapi juga membawa rasa nyaman, bikin relax, dan punya emosi yang berbeda-beda,” tambahnya.

Dalam Fres & Natural Dessert Collection, Gabriela menjelaskan bahwa tiga varian gourmand, yaitu Matcha Twist, Frosty Vanilla, dan Pink Cupcake, memiliki karakter yang unik dan tidak sekadar 'manis'.

Matcha Twist digambarkannya sebagai gourmand yang modern dan sophisticated.

“Matcha Twist ini gourmand-nya sangat kekinian dan modern. Ada wangi khas matcha yang berpadu dengan sentuhan mewah dan kesegaran. Wanginya manis, lembut, creamy, tapi juga segar,” ujar Gabriela.

“Aromanya itu adiktif, bikin mau cium lagi dan lagi. Seperti minum matcha yang bikin kita merasa tenang, nyaman, dan relax," sambungnya.

Baca Juga: Ketika Tren Gourmand Hits di Kalangan Anak Muda Jadi Inspirasi Wewangian