Idulfitri yang identik dengan makna kembali suci selama ini sering dikaitkan dengan tradisi mengenakan pakaian baru. Namun, riset terbaru dari Populix menunjukkan adanya perubahan cara pandang, khususnya di kalangan Gen Z dan Milenial.
Melalui survei terhadap 1.000 responden, Populix menemukan bahwa makna baju Lebaran kini semakin fleksibel. Tidak lagi selalu identik dengan membeli pakaian baru, melainkan lebih mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan.
Tak Harus Baru, yang Penting Layak dan Serasi
Menurut Susan Adi Putra, Research Director Populix, meskipun masih ada sebagian yang mengaitkan Lebaran dengan baju baru, mayoritas responden kini lebih realistis.
Sekitar 30% responden menilai kelayakan pakaian sebagai faktor utama, sementara 26% lainnya hanya akan membeli baju baru jika kondisi finansial memungkinkan. Sementara itu, hanya 29% yang masih menganggap baju baru sebagai bagian penting dari perayaan Lebaran.
Alih-alih fokus pada kebaruan, tren kini bergeser ke keserasian. Sekitar 7 dari 10 keluarga di Indonesia berencana mengenakan outfit Lebaran yang senada. Dari jumlah tersebut, sebagian memilih tampil kompak bersama keluarga besar, sementara lainnya cukup dengan keluarga inti.
Selain menjadi simbol kebersamaan, pilihan baju serasi juga dinilai membuat momen foto keluarga terlihat lebih rapi dan estetik.
Baca Juga: 7 Ide Outfit Lebaran yang Bikin Penampilan Glow Up di Hari Raya
Inspirasi Banyak Datang dari Media Sosial
Dalam menentukan gaya dan warna pakaian Lebaran, keputusan umumnya dilakukan bersama, terutama di kalangan Milenial. Sementara itu, sebagian Gen Z masih mengikuti preferensi orang tua.
Dari sisi anggaran, mayoritas responden mengalokasikan dana sekitar Rp500.000 atau kurang untuk satu set baju Lebaran. Milenial cenderung memiliki budget lebih besar, bahkan bisa melebihi Rp1.000.000.
Menariknya, sebanyak 82% responden mengaku mendapatkan inspirasi outfit Lebaran dari media sosial, disusul oleh live streaming sebesar 39%. Hal ini menunjukkan kuatnya peran platform digital dalam membentuk tren fesyen saat ini.
Gaya Minimalis Jadi Favorit
Untuk Lebaran 2026, Gen Z dan Milenial cenderung memilih tampilan yang lebih simpel, rapi, dan minimalis. Potongan yang clean serta warna netral menjadi pilihan utama.
Selain itu, pakaian yang bersifat fungsional juga semakin diminati, tidak hanya dipakai saat Lebaran, tetapi juga bisa digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari.
Dari segi warna, terdapat perbedaan preferensi antara perempuan dan laki-laki. Perempuan lebih menyukai warna earth tone seperti beige, olive, khaki, cokelat, serta warna pastel. Sementara itu, laki-laki cenderung memilih warna putih, diikuti earth tone dan warna gelap seperti hitam.