Menurut Mario, peluang menjadi kreator konten saat ini jauh lebih terbuka dibandingkan beberapa tahun lalu.
Perkembangan platform media sosial membuat siapa pun kini memiliki kesempatan untuk dikenal luas, asalkan memiliki kemauan untuk belajar dan konsisten berkarya.
Ia menilai, dulu menjadi kreator konten membutuhkan usaha besar karena terbatas pada platform tertentu seperti YouTube yang memerlukan peralatan produksi memadai.
“Konten kreator tuh ternyata bukan cuma.. awal-awal kan konten kreator kalau yang kita lihat tuh yang mainstreamnya adalah di YouTube kan. Jadi dulu tuh harus sangat effort gitu punya kamera, terus harus ada konsepnya segala macem,” jelas Mario.
Kini, menurutnya, perkembangan media sosial membuat proses berkonten menjadi lebih mudah dan lebih variatif.
“Terus semakin lama nih konten kreator sekarang menurut aku udah jauh lebih mudah jalannya karena social media sekarang sudah banyak. Dan semua orang sudah mengkonsumsi social media tuh hampir 24 jam tuh pasti ada aja gitu yang konsumsi,” katanya.
Tak hanya peluang yang semakin besar, industri kreator konten juga memberikan banyak keuntungan lain, termasuk jaringan pertemanan dan peluang kolaborasi.
“Makanya sekarang menurut aku jalannya sudah jauh lebih mudah. Dan konten kreatornya pun juga sudah bervariasi gitu. Jadi memang aku melihatnya juga seru banget sih,” bebernya.
“Dan aku juga mendapatkan banyak koneksi dari konten kreator. Jadi ya industrinya sekarang udah jauh lebih berkembang sih,” tutup Mario.
Baca Juga: Raditya Dika: Investasi Bukan tentang Gaji Besar, Melainkan Soal Kebiasaan