Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi tuan rumah The 102nd Jakarta CMO Club, sebuah pertemuan para Chief Marketing Officer (CMO) dan juga jajaran C-level beragam institusi yang berasal dari beragam sektor. Pada kesempatan ini, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono membagikan progres pembangunan terkini OIKN dan juga target-target pembangunan ke depannya.
Basuki menyampaikan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028 terus berlanjut. Pemerintah khususnya Otorita IKN berkomitmen memastikan keberlanjutan proyek strategis ini dengan fokus pada penyelesaian berbagai infrastruktur utama di IKN.
Baca Juga: Otorita IKN Tegaskan Jumlah Letter of Intent Tidak Turun: Diseleksi Ketat!
Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendukung penuh keberlanjutan pembangunan IKN dengan menyetujui anggaran pembangunan tahap 2 sebesar Rp48,8 triliun. Anggaran ini akan dialokasikan untuk penyelesaian fasilitas pendukung ekosistem IKN dengan target terdekat pembangunan fasilitas yudikatif dan legislatif yang menjadi komponen penting dalam operasional pemerintahan di ibu kota baru.
Basuki menegaskan bahwa pembangunan IKN tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan menjaga konsep smart, sponge, and forest city. "Tahap awal pembangunan telah dimulai sejak 2022 hingga 2024 dengan fokus pada land improvement tanpa mengabaikan keseimbangan lingkungan. Fasilitas dasar seperti perkantoran, drainase, jalan, kelistrikan, serta fasilitas pendukung lainnya telah dibangun," ujarnya.
"Saat ini, sudah ada 42 tenant di kawasan pemukiman IKN, termasuk restoran dan hotel yang telah beroperasi sejak tahap pertama pembangunan," ujar Basuki dalam sesi diskusi The 102nd Jakarta CMO Club dengan tajuk 'Narrating The Future: Harmonica of Tech and Nature in Nusantara' pada Kamis (27/02/2025).
Sembari tetap memperhatikan aspek keberlanjutan, seluruh fasilitas di IKN akan mengadopsi teknologi digital, dioperasikan dengan sistem pintar, dan dirancang selaras dengan konsep ramah lingkungan. Penggunaan teknologi mutakhir ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan memperkuat ekosistem digital di ibu kota baru.
Pemerintah optimis bahwa dengan perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak, IKN akan menjadi pusat pemerintahan modern yang berdaya saing global serta mencerminkan visi Indonesia yang maju dan berkelanjutan. Semangat senada juga disampaikan oleh para peserta dalam sesi diskusi The 102nd CMO Club kali ini.