Buah dari keluarga beri (berries) selalu menjadi primadona bagi pencinta makanan sehat. Selain rasanya yang lezat, menyegarkan, dan rendah kalori, kelompok buah ini terkenal sebagai gudang antioksidan tingkat tinggi yang ampuh membentengi tubuh dari berbagai penyakit kronis.
Melansir dari laman Healthline, buah beri mengandung senyawa polifenol yang sangat efektif melawan stres oksidatif. Yuk, kita bedah empat jenis buah beri paling sehat beserta manfaat medisnya yang luar biasa bagi tubuhmu:
1. Bluberi
Bluberi merupakan salah satu varian yang paling populer. Dalam satu cangkir (148 gram) bluberi, kamu bisa mendapatkan 84 kalori, 3,6 gram serat, serta pemenuhan Vitamin K (24% DV), Vitamin C (16% DV), dan Mangan (22% DV).
Buah ini kaya akan antioksidan jenis antosianin yang sangat baik untuk mendukung kesehatan tubuh, antara lain:
-
Kesehatan Jantung: Membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, meningkatkan kolesterol baik (HDL), serta mengoptimalkan fungsi pembuluh darah arteri.
-
Kesehatan Otak saat Penuaan: Tinjauan ilmiah mencatat bahwa bluberi mendukung kesehatan otak seiring bertambahnya usia dengan cara meregulasi peradangan, mendukung kelangsungan hidup sel, dan meningkatkan neuroplastisitas (kemampuan otak untuk beradaptasi dan membentuk jalur saraf baru).
Baca Juga: Berapa Banyak Porsi Konsumsi Buah yang Ideal Setiap Harinya?
2. Raspberi
Jika kamu membutuhkan asupan serat yang melimpah, raspberi adalah pilihan yang sempurna. Satu cangkir (123 grams) raspberi hanya mengandung 64 kalori namun memiliki 8 gram serat, serta memenuhi 36% kebutuhan Vitamin C harianmu.
Raspberi mengandung antioksidan ellagitannins yang memiliki khasiat medis yang menarik:
-
Kesehatan Pencernaan: Uji klinis menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi raspberi merah memberikan dampak positif bagi mikrobioma usus (bakteri baik yang mendukung pencernaan dan imun).
-
Dukungan Imun: Studi pada orang dengan risiko prediabetes menunjukkan konsumsi raspberi membantu memperbaiki penanda kesehatan sistem kekebalan tubuh. Sementara pada individu yang merokok, varian raspberi hitam terbukti mampu mengurangi indikator stres oksidatif pada urin dan sel-sel mulut.