Di antara para peserta terdapat sejumlah sosok dengan latar belakang berbeda yang sama-sama memiliki ikatan emosional dengan musik Kahitna. Fotografer Jodie Octo mengaku lagu-lagu Kahitna selalu mampu menghidupkan kembali kenangan yang pernah ia abadikan melalui kameranya.

"Di balik setiap foto yang saya ambil selalu ada cerita, dan saya merasa lagu-lagu Kahitna juga bekerja dengan cara yang sama. Banyak momen dalam hidup yang mungkin sudah berlalu, tetapi kembali terasa utuh ketika satu lagu diputar. Itu sebabnya saya antusias ikut Miles of Cerita Cinta, karena ini bukan sekadar aktivitas lari, melainkan kesempatan untuk merasakan nostalgia yang selama ini hanya hidup di dalam ingatan, kini dirayakan bersama banyak orang," ujarnya.

Sementara itu, dokter sekaligus pelari Maria Charlotte Saleh mengungkapkan bahwa lagu-lagu Kahitna telah lama menjadi teman setianya saat berlari.

"Sebagai dokter, ibu, sekaligus pelari, hidup saya penuh dengan peran yang harus dijalani sekaligus, dan lari selalu jadi cara saya menemukan kembali ritme itu. Lagu-lagu Kahitna selalu jadi teman lari jarak jauh saya. Ikut Miles of Cerita Cinta rasanya seperti menutup lingkaran itu, berlari sambil bernyanyi bersama lagu-lagu yang selama ini menemani saya," katanya.

Cerita serupa juga datang dari Suci Rosiana, anggota Tantrum Runner. Baginya, setiap lagu Kahitna menjadi pengingat berbagai fase penting dalam hidup.

"Buat saya, lari bukan cuma soal jarak dan waktu, tapi juga soal apa yang menemani langkah kita. Ada satu lagu Kahitna yang selalu identik dengan masa transisi dalam hidup saya. Menyanyikannya bersama banyak orang di ruang terbuka seperti CFD terasa hangat, karena ternyata banyak yang menyimpan cerita serupa dengan lagu yang sama," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sherly Desianti yang menyebut lagu-lagu Kahitna selalu membawanya kembali pada kenangan bersama keluarga.

"Konsep Miles of Cerita Cinta ini terasa istimewa karena mengangkat cerita-cerita kecil yang dimiliki setiap orang. Buat saya, musik Kahitna memang selalu soal cerita di baliknya," ujarnya.

Pemilihan kawasan Car Free Day Jakarta sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri.

Ruang publik yang setiap pekan dipenuhi masyarakat dari berbagai usia ini menjadi simbol bagaimana musik Kahitna mampu menyatukan lintas generasi, mulai dari mereka yang tumbuh bersama lagu-lagu Kahitna sejak era 1980-an hingga generasi muda yang mengenalnya melalui keluarga maupun media digital.

Miles of Cerita Cinta menjadi pembuka rangkaian Road to Kahitna 40 Tahun sebelum konser puncak digelar. Melalui kegiatan ini, para penggemar diajak lebih dahulu merasakan kehangatan, kebersamaan, dan nostalgia yang selama ini menjadi identitas musik Kahitna.

Informasi mengenai konser Kahitna 40 Tahun beserta pembelian tiket dapat diakses melalui Guehadir.id, Ibu Dibjo, dan Nice Apps.

Baca Juga: Konser Westlife di GBK 2027 Resmi Sold Out, Antusiasme Fans Indonesia Pecahkan Rekor