Juru Bicara PDI-Perjuangan Guntur Romli menegaskan pihaknya sama sekali tak khawatir dengan dengan manuver politik Joko Widodo (Jokowi) yang di berbagai kesempatan menegaskan bakal menyulap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi partai politik besar yang mampu bersaing pada Pemilu mendatang dan melenggang ke Senayan. 

Guntur Romli sendiri pesimis dengan hal itu, dia yakin mantan partainya itu tak bisa kemana-mana kendati dibekingi Jokowi. PSI tetaplah partai kecil yang tak bisa berbuat banyak di hadapan partai besar macam PDI-P. 

Baca Juga: Gemar Pelihara Relawan, Gaya Politik Gibran Plek Ketiplek Niru Jokowi

Bukan tanpa alasan, keraguan Guntur Romli sebenarnya sudah terbukti jauh hari  sebelumnya, dia mengatakan ketika Jokowi masih menjadi presiden, PSI selalu mendompleng namanya dengan harapan agar partai politik tersebut bisa tumbuh menjadi partai politik besar  yang bisa berbicara banyak di panggung Pemilu, namun nyatanya strategi itu gagal total. 

"Meski didukung penuh oleh Jokowi yang waktu itu masih presiden, dengan tagline PSI Partai Jokowi, pasang foto Jokowi di semua baliho, jadi presiden saja Jokowi gagal meloloskan PSI, apalagi tidak jadi presiden," kata Guntur Romli kepada wartawan Senin (6/7/2026). 

Adapun Jokowi dijadwalkan bakal melanjutkan blusukannya ke Jawa Tengah  setelah merampungkan agenda blusukan di Lampung beberapa pekan lalu. Perlu dicatat bahwa Jawa Barat merupakan salah satu basis PDI-P.

Kedatang Jokowi ke Kandang Banten yang disponsori  langsung oleh PSI diklaim untuk memenuhi undang masyarakat. Namun banyak pakar politik membacanya sebagai sebuah kunjungan yang syarat dengan agenda politik. 

Terkait hal itu, Guntur Romli kembali menegaskan, bahwa pihaknya sama sekali tak khawatir. Baginya agenda blusukan Jokowi ke kandang Banteng adalah bentuk kesombongan politik yang tak perlu ditanggapi secara serius.  

“Itu hanya bentuk kesombongan PSI, bukan pernyataan yang perlu ditanggapi, apalagi dikhawatirkan. Kalau PSI itu parpol besar di 2024, terus bilang mau rebut kandang Banteng, itu lebih masuk akal,” pungkasnya. 

Jokowi rencananya akan ditemani anaknya yang sekaligus Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam rencana safarinya ke Jateng. Meski begitu, belum diketahui kabupaten kota yang akan dikunjungi mereka.

Baca Juga: Cawe-cawe Jokowi dalam Pembentukan Kabinet Merah Putih, Benarkah Prabowo Ditodong Ancaman?

"Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli ini sudah bisa berjalan," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo.