Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk membela rakyat, khususnya kaum buruh Tanah Air.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Negara dalam pidatonya di Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Dalam pidatonya, prabowo menegaskan jika dirinya mendapatkan dasar moral dalam menjalankan pemerintahannya lantaran didukung kuat oleh para buruh, petani, nelayan, hingga pekerja di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Fokus Kurangi Impor, Prabowo Bidik Target Swasembada Energi 2029

"Saya bertekad dan bersumpah untuk berjuang bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka yang hidupnya masih sulit," ujar Kepala Negara.

Lanjutnya, ia juga menegaskan jika pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas demi melindungi rakyat Indonesia.

"Kami tidak akan gentar, tidak akan menyerah, dan tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia," tegasnya.

Selain itu, Kepala Negara juga memaparkan capaian pemerintahannya, yakni tentang pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang telah diperjuangkan selama 22 tahun.

Menurutnya, regulasi tersebut merupakan tonggak penting dalam sejarah perlindungan pekerja di Indonesia.

"Saya tidak rela negara ini dirampok oleh maling," terangnya.