Ketua DPP PDIP Said Abdullah, menegaskan pengakuan eks kader PDIP, Achmad Hidayat perihal pertemuan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang berujung pemecatan adalah hoaks.
"Disampaikan Achmad Hidayat? Nah, itu hoaks," tegasnya kepada wartawan, Selasa (15/9/2026), di Jakarta.
Baca Juga: Ramalan Orang PDIP: Kasus Keracunan MBG Bakal Terus Terjadi
Ia menegaskan jika para kader partai berlambang banteng, Jokowi tidak lagi menjadi tokoh yang perlu dibicarakan terlebih dipikirkan. Menurutnya, PDIP sudah tidak sejalan dengan Jokowi.
"Kita sudah bersimpang jalan secara politik, berbeda sudah. PDIP tetap teguh pada pendiriannya. Kita tidak pernah lagi berpikir Pak Jokowi, kita tidak pernah lagi berpikir tentang siapa pun," tegasnya lagi.
Karena itu, sesuai arahan Ketum Megawati, para kader hatur berfokus untuk mengawal partai ke depan. "Bagaimana kita mengawal partai ini ke depan, itu perintah Ibu Ketua Umum. Yang kartunya mati jangan dihidupkan lagi," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Achmad Hidayat mengaku dipecat lewat Surat Keputusan DPP PDIP Nomor 105/KPTS/DPP/IX/2026 yang diteken langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto di Jakarta pada 4 September 2026.
Ia turut menduga jika pemecatan dirinya terkait kunjungannya ke Solo. Karena hal itu, pihaknya mengaku legowo atas keputusan partai.
"Kalau memang saat ini DPP partai melihat langkah saya itu abot (berat) ke urusan partainya, bukan urusan kebangsaannya, ya monggo. Nanti biar waktu yang menguji," ucapnya.