4. Telur

Dulu telur utuh sering dicap tidak sehat karena bagian kuningnya tinggi akan kolesterol dan lemak. Namun, studi-studi terbaru telah mematahkan mitos tersebut dan membuktikan bahwa kolesterol pada telur tidak memberikan dampak negatif pada kolesterol darah bagi mayoritas orang.

Telur adalah makanan padat gizi. Salah satunya adalah kandungan kolin, zat gizi mikro yang sangat esensial bagi kesehatan otak dan sistem saraf. Satu butir telur (50 gram) sanggup memenuhi 27% kebutuhan kolin harianmu. Selain itu, karena tinggi protein, telur sangat efektif memberikan efek kenyang lebih lama sehingga cocok untuk program diet.

5. Ikan Berlemak / Fatty Fish

Ikan berlemak secara luas diakui sebagai salah satu sumber protein hewani paling bergizi di bumi. Kelompok ikan ini meliputi salmon, trout, ikan teri (anchovies), makarel, sarden, dan herring.

Jenis ikan ini dipenuhi oleh asam lemak omega-3 yang sangat ramah bagi kesehatan jantung, protein berkualitas tinggi, serta berbagai vitamin penting.

Riset menunjukkan konsumsi rutin fatty fish mampu meningkatkan fungsi kognitif otak, membantu menstabilkan kadar gula darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Jika kamu tidak bisa makan ikan, alternatif terbaiknya adalah mengonsumsi suplemen minyak hati ikan kod (cod liver oil) yang kaya omega-3 dan Vitamin D.