4. Warna Urine Berubah atau Mengandung Darah
Perhatikan pula perubahan warna dan kondisi urine. Urine berwarna merah muda, merah, atau kecokelatan bisa menandakan adanya darah.
Sementara itu, urine yang terlihat keruh atau berbau tidak biasa dapat berkaitan dengan infeksi maupun gangguan pada saluran kemih.
Menurut US National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), batu ginjal juga dapat menyebabkan darah dalam urine, nyeri saat berkemih, serta keinginan buang air kecil lebih sering.
Meski demikian, perubahan warna urine tidak selalu disebabkan oleh penyakit ginjal. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
5. Mual dan Muntah Bersamaan dengan Nyeri Hebat
Batu ginjal dapat menimbulkan nyeri yang sangat kuat, bahkan sampai menyebabkan mual dan muntah.
Keluhan ini perlu diwaspadai, terutama jika muntah terjadi berulang kali. Selain menyebabkan dehidrasi, kondisi tersebut juga dapat membuat seseorang kesulitan mempertahankan asupan cairan maupun obat yang diresepkan dokter.
Jika nyeri pinggang terasa hebat dan disertai muntah terus-menerus, segera cari pertolongan medis.
Penyakit Ginjal Tidak Selalu Menimbulkan Nyeri
Penting dipahami bahwa nyeri ginjal dan penyakit ginjal kronis bukanlah kondisi yang sama. Batu ginjal dan infeksi ginjal dapat menyebabkan nyeri, tetapi penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) justru sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.
Seseorang bahkan bisa mengalami penurunan fungsi ginjal tanpa merasakan sakit pada bagian punggung maupun pinggang.
Diabetes dan tekanan darah tinggi merupakan dua faktor risiko utama penyakit ginjal kronis. Orang dengan kondisi tersebut disarankan menjalani pemeriksaan fungsi ginjal secara berkala, meskipun tidak merasakan keluhan.
Artinya, sakit punggung tidak selalu menandakan gangguan ginjal. Sebaliknya, tidak adanya sakit punggung juga bukan jaminan bahwa ginjal dalam kondisi sehat.
Penanganan gangguan ginjal bergantung pada penyebabnya. Batu ginjal berukuran kecil terkadang dapat keluar dengan sendirinya, sedangkan batu yang lebih besar atau menyebabkan penyumbatan mungkin membutuhkan tindakan medis seperti ureteroskopi atau nefrolitotomi perkutan.
Sementara itu, infeksi ginjal umumnya memerlukan pengobatan antibiotik sesuai diagnosis dokter.
Kapan Harus Segera Memeriksakan Diri?
Nyeri punggung atau pinggang yang muncul tiba-tiba dan terasa sangat hebat sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai demam, menggigil, muntah terus-menerus, atau darah dalam urine.
Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan urine, tes darah, hingga pencitraan medis untuk memastikan sumber nyeri dan menentukan pengobatan yang sesuai.
Baca Juga: Gatal Tak Kunjung Sembuh meski Pakai Obat? Waspada Gejala Gangguan Ginjal