Growthmates, pernah mengalami gatal yang tak kunjung mereda meski sudah menggunakan obat? Keluhan ini memang bisa disebabkan oleh kulit kering atau alergi. Namun, jika berlangsung terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, ada baiknya kamu tidak mengabaikannya karena gatal juga bisa berkaitan dengan gangguan fungsi ginjal.

Dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Dr. Soetomo dan RS Mayapada Surabaya, Decsa Medika Hertanto, menjelaskan bahwa gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan zat sisa metabolisme dan mineral tertentu di dalam tubuh, termasuk fosfat. Kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap munculnya rasa gatal pada kulit.

"Gatal di kulit yang enggak sembuh-sembuh. Racun yang numpuk lagi-lagi dan utamanya mineral kayak fosfat jika numpuk di kulit itu bikin gatal," jelas Decsa dalam unggahan di akun Instagram-nya pada Kamis (29/10/2026).

Ia menambahkan, rasa gatal yang berkaitan dengan gangguan ginjal bisa tetap dirasakan meskipun seseorang sudah menggunakan obat untuk meredakan keluhan tersebut.

Seperti Apa Ciri-Ciri Gatal akibat Gangguan Ginjal?

Dalam dunia medis, gatal yang berkaitan dengan penyakit ginjal kronis dikenal sebagai chronic kidney disease-associated pruritus (CKD-aP).

Mengutip National Kidney Foundation, kondisi ini cukup umum dialami oleh penderita penyakit ginjal kronis, terutama mereka yang sudah memasuki stadium lanjut atau menjalani hemodialisis alias cuci darah. Meski begitu, keluhan tersebut juga dapat dialami oleh penderita penyakit ginjal pada stadium yang lebih awal.

Baca Juga: Sering Minum Manis dan Berwarna Bisa Bikin Gagal Ginjal? Ini Faktanya

Gatal bisa muncul di seluruh tubuh atau hanya pada bagian tertentu, seperti punggung, wajah, dan lengan. Pada sebagian orang, sensasinya terasa seperti kesemutan atau sesuatu yang merayap di bawah permukaan kulit.

Tingkat keparahannya pun berbeda-beda. Ada yang hanya merasakan gatal ringan, tetapi ada pula yang mengalami keluhan cukup berat hingga kesulitan beristirahat dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Mengapa Ginjal Bermasalah Bisa Memicu Gatal?

Penyebab pasti gatal kronis pada penderita penyakit ginjal belum sepenuhnya dipahami. Namun, sejumlah faktor diduga berperan, termasuk penumpukan zat sisa metabolisme, ketidakseimbangan mineral, peradangan, perubahan fungsi saraf, dan kulit yang sangat kering.

Pada pasien yang menjalani hemodialisis, kecukupan proses dialisis juga perlu diperhatikan. Pembersihan darah yang belum optimal dapat berkaitan dengan keluhan yang menetap.

Meski demikian, bukan berarti setiap orang yang mengalami gatal pasti memiliki masalah ginjal. Kulit kering, alergi, eksim, dan kondisi kesehatan lainnya juga dapat memicu keluhan serupa.

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri?

Growthmates, jika gatal berlangsung lama, sering kambuh, mengganggu tidur, atau tidak membaik meskipun sudah menggunakan obat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Terlebih jika keluhan muncul tanpa pemicu yang jelas atau disertai perubahan kondisi kesehatan lainnya. Dokter dapat mengevaluasi penyebab gatal dan menentukan apakah pemeriksaan fungsi ginjal diperlukan.

Pemeriksaan medis menjadi langkah penting karena penyakit ginjal kronis tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu mengalami gangguan ginjal hanya karena kulit terasa gatal, tetapi jangan pula mengabaikan keluhan yang terus berulang.