Presiden Komisaris PT Bank Central Asia (BCA) Tbk, Jahja Setiaatmadja, menyampaikan pesan sederhana, tapi penting, bahwasanya masa depan tidak ditentukan dari mana kita memulai, melainkan dari kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri, atau yang ia sebut sebagai ‘investasi leher ke atas’.

Ia juga menegaskan bahwa setiap orang punya kesempatan yang sama untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidupnya.

“Semua apa yang Anda lakukan, maka itu akan bermanfaat mengubah jalan hidup Anda, siapapun Anda saat ini,” ungkap Jahja, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka, Selasa (28/4/2026).

Jahja pun mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengembangkan diri sekaligus menyebarkan hal-hal positif.

“Jadi Anda harus bersemangat untuk menyebarkan kebaikan dan belajar invest in yourself,” tegasnya.

Menurut Jahja, perjalanan hidupnya bisa menjadi bukti bahwa kesuksesan bukanlah hak istimewa segelintir orang. Ia pun mengisahkan bahwa ia berasal dari keluarga sederhana.

“Papa saya kerja di Bank Indonesia, kelihatannya keren ya. Tapi hanya sebagai kasir. Jadi beliau 33 tahun itu hidupnya berkarya sebagai kasir saja,” kenangnya.

Di masa kecil, kata Jahja, dirinya tidak tumbuh dalam kemudahan. Saat teman-temannya mulai menikmati kenyamanan diantar kendaraan pribadi, Jahja menjalani keseharian yang jauh lebih sederhana.

“Saya tetap dengan jalan kaki sampai SMP. SMA saya kebetulan pindah, rumah agak jauh, jadi bergelantungan di bus,” tuturnya.

Baca Juga: Mengapa Sarjana Tak Menjamin Kesuksesan? Ini Penjelasan Jahja Setiaatmadja

Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang. Justru sebaliknya, Jahja menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berusaha.

Jahja mengakui bahwa di usia muda, kemampuan mungkin masih terbatas, tetapi hal itu bukan alasan untuk berhenti berkembang.

“Sekarang ini Anda masih muda, Anda memang mempunyai suatu kemampuan yang kecil. Saya mengalami hal yang sama seperti Anda,” katanya.

Dan akhirnya, kata Jahja, ketekunan itu pun kini membuahkan hasil.

“Puji Tuhan dan kita bersyukur, sekarang saya bisa naik mobil mewah, mendapatkan pelayanan yang first class. Tapi awalnya itu tidak seperti itu,” ungkapnya.

Bagi Jahja, kunci utama perubahan hidup terletak pada kombinasi kerja keras, ketekunan, dan keyakinan.

Ia pun percaya bahwa usaha yang konsisten, disertai doa dan kepercayaan kepada Tuhan, akan membawa perubahan signifikan.

“Bukan dari keluarga yang berada dan mampu. Anda bertekun, Anda bekerja, dan tentunya Anda percaya kepada Tuhan yang memberkati semua apa yang Anda lakukan. Maka itu akan bermanfaat merubah jalan hidup Anda, siapapun Anda saat ini,” papar Jahja.

Di akhir pesannya, ia kembali menegaskan pentingnya semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

“Jadi Anda harus bersemangat untuk menyebarkan kebaikan dan belajar invest in yourself,” pungkas Jahja.

Baca Juga: Cara Pandang Jahja Setiaatmadja Soal Pendidikan: Ia adalah Fondasi, Penting tapi Bukan Final Perjuangan Hidup