Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono membocorkan perihal perkembangan terkait pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Negara.
Ia mengatakan jika perpindahan ASN ke IKN akan dilakukan setelah pembangunan fasilitas pendukung selesai.
Bahkan, pihaknya mentargetkan pemindahan ASN secara luas diharapkan dapat dapat terealisasai pada akhir 2027 mendatang.
"Akhir 2027 harapannya. Namun, huniannya belum selesai," ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/6/2026) kemarin.
Baca Juga: Mengintip Nilai Investasi IKN, Benarkah Ibu Kota Baru Jadi Kota Hantu?
Lebih lanjut, ia mengatakan jika pembangunan hunian saat ini belum tuntas, sehingga proses pemindahan ASN akan dilakukan secara bertahap mulai 2027.
Baca Juga: Pratikno: Pembelajaran Tatap Muka Harus Tetap Jalan Meski di Tengah Krisis Global
"Mungkin sebagian bisa," kata dia.
Tambahnya, ia menegaskan jika pemerintah saat ini tengah berfokus menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur, termasuk kawasan perumahan dan gedung perkantoran.
Tak hanya itu, pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif juga menjadi prioritas saat ini.
Karena itu, guna mempercepat penyelesaian proyek tersebut, Kepala Otoritas IKN berharap mendapat tambahan anggaran sebesar Rp15,5 triliun.
Menurutnya, tambahan dana tersebut tidak hanya digunakan untuk pembangunan gedung DPR dan fasilitas lembaga lainnya, tetapi untuk mendukung pembangunan hunian baru di kawasan IKN.
"Pembangunan kami ini multiyears. Jadi kalau pembangunan di IKN, khususnya untuk infrastruktur itu multiyears diatur oleh Kementerian Keuangan," katanya.