Politisi PDIP Charles Honoris mendukung penuh komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi dalam program kesayangannya makan bergizi gratis (MBG).
Anggota DPR RI ini pun menyarankan agar dapur-dapur MBG tersebut dipindah ke sekolah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) ke sekolah.
Baca Juga: Bos BGN Kembali Beraksi: Tutup 1.300 SPPG Imbas Kasus Keracunan MBG
Menurutnya, model dapur yang terpusat saat ini masih menjadi celah terjadinya penyinpangan, baik dalam pengadaan maupun menyediaan makanan.
"Saya tetap berpendapat kita harus melakukan redesign total dari program ini, tidak bisa lagi menggunakan format seperti sekarang, yaitu kita kembalikan saja dapur ke sekolah. Kenapa? Untuk memperkecil ruang terjadinya kasus-kasus korupsi," ujarnya sekaligus respons terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (14/8) kemarin.
Lanjutnya, ia mengatakan potensi korupsi dalam program MBG tidak hanya terjadi dalam pengadaan barang dan jasa, tetapi di tingkat SPPG. Seperti, pengurangan nilai makanan yang diterima dibandingkan dengan anggaran yang seharusnya dialokasikan.
"Menurut saya dengan apa yang disampaikan bapak presiden tadi kita ingin menghentikan atau menghapus korupsi di program ini, kita kembalikan ke model dapur sekolah," ujarnya lagi.
Selain itu, tercatat lebih dari 45.000 kasus keracunan, menurutnya hal tersebut menjadi salah satu persoalan dalam sistem dapur terpusat karena makanan harus melalui proses distribusi sebelum dikonsumsi siswa.
"Kalau pola distribusinya masih seperti sekarang, pola pengadaan dan penyajian masih seperti sekarang, maka kasus-kasus keracunan menurut saya akan terus tetap terjadi," terangnya.