Growthmates, Pertumbuhan bisnis sering kali diukur dari seberapa besar peningkatan penjualan dan omzet yang berhasil dicapai. Namun, menurut Content Creator sekaligus Entrepreneur, Theo Derick, fokus pada angka penjualan saja tidak cukup untuk membawa sebuah bisnis berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Di balik pertumbuhan yang terlihat menjanjikan, kata Theo, ada aspek yang sering kali luput dari perhatian para pemilik usaha, yakni operasional.

Theo menilai, banyak pelaku usaha memiliki ambisi untuk membawa bisnisnya naik kelas dan melakukan scale up. Sayangnya, tidak sedikit yang terlalu terpaku pada target penjualan tanpa memastikan bahwa sistem di balik bisnis mereka sudah siap menghadapi pertumbuhan tersebut.

"Semua bisnis juga mau naik level, mau scale up. Tapi kebanyakan fokusnya cuma liatin sales dan omzet. Padahal sering kali terjadi, percuma sales-nya meroket tapi dapurnya berantakan atau nggak ready," ungkap Theo, dikutip dari laman Instagram pribadinya, Senin (1/6/2026).

Menurut Theo, operasional merupakan fondasi yang menopang seluruh aktivitas perusahaan. Aspek ini mencakup berbagai hal penting, mulai dari proses produksi, pengelolaan stok barang, pemahaman terhadap arus kas, pengelolaan data, hingga manajemen tim.

Ketika seluruh elemen tersebut tidak berjalan dengan baik dan tidak memiliki sistem yang jelas, kata dia, bisnis memang masih bisa terlihat beroperasi dari luar. Namun di balik itu, berbagai masalah dapat menumpuk dan sewaktu-waktu menghambat pertumbuhan.

"Operasional itu ngomongin fondasi perusahaan. Mulai dari produksi, manage stock, ngerti cashflow, manage data sampai ke team management. Kalau itu semua nggak tersistemasi, bisnis mungkin kelihatannya jalan, tapi sebenarnya lagi berantakan, bobrok, dan berbahaya," kata Theo.

Lebih lanjut, Theo menegaskan bahwa pertumbuhan yang tidak diimbangi dengan kesiapan operasional bukanlah pertumbuhan yang sehat. Justru, kata dia, kondisi tersebut berpotensi memunculkan tekanan yang lebih besar bagi pemilik bisnis maupun tim yang menjalankan operasional sehari-hari.

"Scale up tanpa operasional yang solid itu bukan growth. Owner bakal kaget, panik, team burnout, kualitas turun, dan ujung-ujungnya drop lah itu omzet," jelasnya.

Di tengah tantangan tersebut, Theo melihat perkembangan teknologi sebagai solusi yang dapat membantu pelaku usaha membangun sistem yang lebih rapi dan efisien.

Menurutnya, saat ini bisnis tidak lagi harus mengelola seluruh proses secara manual karena banyak software yang mampu menyederhanakan pekerjaan operasional.

"Nah, good news-nya, sekarang kita ada di era di mana operasional bisa disederhanakan lewat software," ujarnya.

Baca Juga: Cara Menambah Kekayaan Secara Bertahap ala Theo Derick

Adapun, salah satu platform yang direkomendasikan Theo adalah Odoo. Ia menjelaskan bahwa pelaku usaha tidak harus langsung menggunakan seluruh fitur yang tersedia. Mereka dapat memulai dari satu aplikasi yang paling dibutuhkan, kemudian menambahkan modul lain seiring berkembangnya kebutuhan bisnis.

Theo menilai, salah satu area yang paling sering menimbulkan masalah adalah pengelolaan keuangan dan invoicing. Ketika masih dilakukan secara manual, risiko terjadinya kesalahan pencatatan, invoice yang keliru, pembayaran yang terlewat, hingga laporan keuangan yang tidak rapi menjadi jauh lebih besar.

"Yang biasanya jadi masalah kalau semuanya serba manual itu keuangan dan invoicing. Gue rekomen benerin itu dulu, biar nggak ada lagi salah invoice, pembayaran keskip, laporan keuangan berantakan," tuturnya.

Setelah sistem keuangan berjalan dengan baik, bisnis dapat mengembangkan sistem operasionalnya secara bertahap sesuai kebutuhan.

Theo juga menyoroti keunggulan Odoo yang menawarkan sistem terintegrasi dalam satu platform, sehingga berbagai fungsi bisnis dapat saling terhubung tanpa harus menggunakan banyak aplikasi berbeda.

"Yang bikin Odoo beda, semua sistemnya tuh udah native dan terintegrasi. Mulai dari sales, inventory, accounting, HR, CRM, sampai project management. Jadi bukan disambung-sambungin dari luar," katanya.

Selain integrasi sistem, Theo juga menilai biaya yang ditawarkan cukup kompetitif untuk berbagai skala usaha, mulai dari bisnis kecil hingga perusahaan besar yang memiliki kebutuhan operasional lebih kompleks.

Terakhir, Theo mengingatkan bahwa kesuksesan sebuah bisnis tidak hanya ditentukan oleh tingginya penjualan.

Pertumbuhan yang berkelanjutan membutuhkan fondasi yang kuat, sistem yang rapi, serta operasional yang mampu mengikuti laju perkembangan usaha.

"Kalau lagi scale up bisnis nih ingat, ini bukan tentang sales doang. Perhatikan sistem dan operasionalnya juga karena itu krusial," pungkas Theo.

Baca Juga: Theo Derick Ungkap Alasan Enggan Flexing Kekayaan