Growthmates, banyak orang menganggap pinjaman atau cicilan sebagai jalan pintas untuk memulai usaha.
Padahal, menurut Certified Financial Planner, Annisa Steviani, keputusan berutang untuk modal bisnis sebaiknya tidak dilakukan jika usaha tersebut masih sebatas rencana atau ide.
Annisa menegaskan bahwa utang seharusnya digunakan untuk mengembangkan bisnis yang sudah terbukti menghasilkan, bukan untuk membiayai usaha yang belum jelas prospeknya.
"Cicilan boleh buat modal usaha, tapi bukan modal usaha yang masih ide doang. Modal itu penting, tapi yang lebih penting adalah usahanya layak apa enggak nih dapet modal. Jangan sampai kamu berhutang untuk sesuatu yang belum pasti," tutur Annisa, sebagaimana Olenka kutip dari laman Instagram pribadinya, Selasa (21/7/2026).
Menurut Annisa, langkah yang lebih bijak adalah menguji terlebih dahulu ide bisnis dengan modal seminimal mungkin. Dengan begitu, kata dia, pelaku usaha bisa mengetahui apakah produknya memiliki pasar sebelum memutuskan menambah modal melalui pinjaman.
Lebih jauh, Annisa menyarankan berbagai model bisnis yang dapat dimulai tanpa modal besar, seperti sistem pre-order makanan, menjadi reseller, atau menjual jasa sesuai keahlian yang dimiliki.
"Usaha yang layak ditambahin modal itu adalah usaha yang udah terbukti menghasilkan, bukan yang baru rencana aja. Jadi coba dulu usaha yang minim modal kayak pre-order makanan, atau jadi reseller, atau bahkan jualan jasa," jelasnya.
Baca Juga: 3 Bekal Penting Sebelum Investasi Menurut Financial Planner