Industri fashion dan kecantikan-estetika Indonesia terus berkembang dan tidak lagi terpusat di Jakarta. Sejumlah daerah memiliki kekuatan budaya, kreativitas, serta potensi ekonomi yang dapat menjadi bagian penting dari pertumbuhan industri kreatif nasional.
Melihat peluang tersebut, Indonesia Fashion & Aesthetics (IFA) memperluas jaringan kolaborasinya melalui IFA Archipelago, sebuah signature event yang membawa ekosistem fashion dan kecantikan-estetika ke berbagai kota dan provinsi di Indonesia.
IFA sendiri merupakan platform yang mempertemukan pelaku usaha dan profesional dari sektor fashion dan kecantikan-estetika dalam satu ekosistem kolaboratif. Sejak pertama kali digelar di Jakarta pada 2024, IFA menghadirkan berbagai rangkaian acara, mulai dari fashion show, exhibition, hingga awarding dengan mengedepankan kualitas dan eksklusivitas.
Baca Juga: PURANA Rayakan 17 Tahun lewat Renjana Perca, Dorong Ekonomi Sirkular dan Sustainable Fashion
Tahun ini, IFA memperluas jangkauan melalui rangkaian roadshow di sejumlah daerah. IFA Archipelago dirancang menjadi agenda tahunan yang digelar menjelang Ramadan dan Idulfitri sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi modest fashion dan kecantikan-estetika dari berbagai daerah ke panggung yang lebih luas.
“Sejak pertama kali diselenggarakan, IFA mendapatkan sambutan positif dari berbagai daerah. Kami percaya bahwa setiap daerah dan provinsi memiliki kekuatan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi yang layak mendapatkan panggung berskala nasional,” ujar Dian Komalasary, Founder dan CEO IFA, dalam keterangan yang diterima pada Rabu (19/08/2026).
Menurut Dian, antusiasme dari berbagai daerah menjadi dorongan bagi IFA untuk membangun platform yang dapat mempertemukan karya lokal dengan peluang yang lebih luas.
“Antusiasme tersebut menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan sebuah platform yang menampilkan karya terbaik anak bangsa sehingga dapat mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Banjarbaru Jadi Kota Pertama IFA Archipelago
Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi kota pertama yang menjadi tuan rumah IFA Archipelago. IFA Archipelago Kalimantan Selatan digelar pada 11 Agustus 2026 di Ballroom Grand Maya by Artotel, Banjarbaru.
Pemilihan Banjarbaru menjadi bagian dari komitmen IFA untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif di daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Selatan, khususnya wastra Sasirangan.
Dalam gelaran tersebut, wastra Sasirangan dihadirkan melalui interpretasi para desainer lokal maupun nasional dalam sentuhan yang lebih modern dan kompetitif.
Tak hanya fashion, IFA Archipelago juga menyoroti perkembangan sektor kecantikan-estetika di Kalimantan Selatan. Sektor tersebut dinilai terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap beauty, wellness, dan lifestyle.
IFA Archipelago juga menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai elemen industri, mulai dari desainer, pelaku industri estetika, klinik kecantikan, brand skincare, wellness, hingga profesional kreatif.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan karya dan inovasi baru, tetapi juga membuka peluang bisnis serta memperluas jejaring antar pelaku industri di daerah.
Angkat Wastra Sasirangan ke Panggung Fashion
Pada fashion show IFA Archipelago Kalimantan Selatan, sejumlah desainer dan brand modest fashion turut menampilkan koleksi mereka.
VIVIZUBEDI, Si.Se.Sa, dan Ayu Dyah Andari tampil dalam Opening Ceremony. Rangkaian fashion show kemudian dilanjutkan dengan karya dari Lia Soraya, Donna Prive, Arabellescarf, Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Khanaan, Motif Hawa, dan Buttonscarves.
Kehadiran para desainer dan brand tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekayaan budaya lokal dengan perkembangan fashion kontemporer.
Dukungan dari Ibu Gubernur Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, turut memperkuat penyelenggaraan IFA Archipelago di Kalimantan Selatan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi fashion, kecantikan-estetika, serta industri kreatif di Kalimantan Selatan.
Tak Hanya Fashion Show, Ada Juga Program Edukasi
IFA Archipelago Kalimantan Selatan tidak hanya menghadirkan fashion show dan exhibition. Rangkaian acara juga mencakup program edukasi dan pengembangan kapasitas bagi pelaku industri kreatif.
Salah satunya adalah workshop bertajuk “Personal Branding” bersama Okky Asokawati yang digelar pada 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 perempuan yang memiliki semangat untuk berkembang dan berkarya.
Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya IFA membangun ekosistem yang tidak hanya berorientasi pada karya dan bisnis, tetapi juga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di industri kreatif.
IFA Archipelago Award 2026
Rangkaian IFA Archipelago juga diisi dengan pemberian IFA Archipelago Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku usaha dan profesional yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan fashion, kecantikan-estetika, dan industri kreatif di daerah.
Pada penyelenggaraan perdana ini, penghargaan diberikan kepada sejumlah individu dan institusi dalam berbagai kategori.
Bank Syariah Indonesia menerima penghargaan sebagai Lembaga Keuangan Pemerhati Industri Kreatif. Sementara itu, VIVIZUBEDI memperoleh penghargaan The Highest Honor for Fashion Vision & Influence dan Ayu Dyah Andari sebagai The Most Influential Modest Fashion Designer of South Kalimantan.
Penghargaan lainnya diberikan kepada Hj. Kathrin Ambarsari, S.Hut. sebagai The Most Inspiring Sasirangan Designer, dr. Ayu Widianingrum sebagai The Most Inspiring Dokter Aesthetic & Regeneratif Cell, serta Buttonscarves sebagai The Trailblazer of Indonesian Fashion on The Global Stage.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi IFA terhadap individu maupun pelaku industri yang dinilai tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem fashion dan kecantikan-estetika di daerah.
Perhelatan IFA Archipelago Kalimantan Selatan didukung oleh Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Official Bank Partner BSI Prioritas, Official Makeup by Make Over, Jewelry by Clemence Ellery, serta Official Aesthetic Partner by Widya Pratama Clinic.
Ke depan, IFA Archipelago ditargetkan hadir di lebih banyak kota dan provinsi di Indonesia. Melalui kolaborasi lintas sektor, ajang ini diharapkan dapat membuka ruang bagi lahirnya inovasi, talenta, dan peluang baru dari daerah sekaligus memperkuat daya saing industri fashion dan kecantikan-estetika Indonesia di tingkat global.