Huawei resmi meluncurkan smartphone lipat terbaru Huawei Mate X7 dan smartwatch premium Huawei Watch Ultimate 2 di Indonesia pada 5 Maret 2026. Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen Huawei dalam menghadirkan inovasi teknologi premium dengan durabilitas tinggi serta kemampuan kamera yang diklaim terdepan di industri.

Huawei menempatkan pelanggan sebagai prioritas utama dalam pengembangan produknya dengan mendengarkan kebutuhan serta harapan pengguna terhadap teknologi yang kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Huawei Mate X7

Sebagai inovasi terbaru di lini smartphone foldable, Huawei Mate X7 dirancang untuk menghadirkan pengalaman penggunaan tanpa batas dalam satu perangkat. Smartphone ini menggabungkan desain lipat yang praktis dengan sistem kamera yang mumpuni untuk berbagai kebutuhan pengguna.

Dibanderol sekitar Rp28 juta, Huawei Mate X7 dibekali Ultra-Reliable Foldable Architecture yang membuat perangkat lebih kokoh dan tahan benturan. Perangkat ini juga dilengkapi Crystal Armour Kunlun Glass pada layar luar untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan.

Baca Juga: Kolaborasi Darma Henwa dan Huawei Pelopori Digitalisasi Berbasis Kecerdasan Buatan di Sektor Pertambangan Indonesia

“Selain itu terdapat struktur internal 3-layer composite ultra-tough structure yang mampu menahan benturan dan risiko akibat terjatuh. Mekanisme lipatnya menggunakan advanced precision hinge yang stabil dan presisi sehingga memastikan performa jangka panjang tanpa gangguan,” ujar Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia.

Ketangguhan perangkat ini juga didukung teknologi kamera True-to-Colour Ultra Chroma Camera serta 50MP Telephoto Macro Camera dengan kapabilitas 17.5EV Ultra Lighting HDR, yang diklaim mampu menghasilkan foto dengan warna akurat dan detail tajam di berbagai kondisi pencahayaan.

Fotografer asal Indonesia yang telah berpengalaman selama 16 tahun, I Wayan Wahyu Mahendranata, mengatakan Huawei Mate X7 membantu fotografer menghasilkan karya tanpa batas.

Baca Juga: Pengakuan atas Kontribusi Huawei dalam Mendorong Transisi Energi Indonesia

“Ketika saya menggunakan seri ini, kejernihan kameranya menghasilkan foto yang netral. Bahkan pada kondisi backlight atau saat melakukan pembesaran hingga 10 kali, detail tekstur objek tetap terlihat jelas tanpa mengubah warna aslinya,” ujarnya.

Dari sisi daya tahan, Huawei Mate X7 dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 5.600 mAh yang didukung 66W wired dan 50W wireless super charge. Kombinasi ini memungkinkan perangkat tetap andal untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari navigasi, memutar musik, hingga komunikasi sepanjang hari.

Performa perangkat juga didukung sistem pendingin Supercool Ultra-Large VC yang dipadukan dengan teknologi Graphene Heat Dissipation untuk menjaga suhu tetap stabil meskipun digunakan untuk multitasking intensif.

Huawei Watch Ultimate 2

Selain smartphone, Huawei juga meluncurkan Huawei Watch Ultimate 2, smartwatch premium yang dirancang untuk aktivitas ekstrem, termasuk penyelaman hingga kedalaman 150 meter.

Baca Juga: Huawei Dukung Gelaran ACAD CSIRT Summit 2025

Perangkat ini dilengkapi struktur tahan air inovatif untuk mendukung aktivitas bawah laut secara aman. Teknologi mini-sonar memungkinkan pengguna mengirim pesan cepat di bawah air guna memastikan komunikasi tetap lancar selama penyelaman.

Huawei Watch Ultimate 2 dipasarkan di Indonesia dengan harga sekitar Rp12,9 juta.

Smartwatch ini menggunakan layar sentuh AMOLED LTPO berukuran 1,5 inci dengan tingkat kecerahan hingga 3.500 nit. Sejumlah fitur unggulan turut disematkan, seperti komunikasi bawah air berbasis sonar, pertukaran pesan hingga jarak 30 meter, mode ekspedisi profesional untuk navigasi, serta fitur analisis pukulan saat bermain golf.

“Jam tangan pintar ini telah mengantongi sertifikasi ketahanan air hingga 20 ATM, serta sertifikasi IP68 dan IP69,” kata Edy.

Dari sisi daya tahan baterai, Huawei Watch Ultimate 2 menawarkan beberapa mode penggunaan. Dalam mode penyelaman, baterai dapat bertahan hingga 18 jam (12 jam dengan SUC aktif). Sementara itu, daya tahan mencapai 40 jam untuk mode Expedition, 24 jam untuk mode Golf, dan 22 jam untuk mode Trail Run.

Baca Juga: Huawei Dorong Adopsi AI melalui Solusi Cloud Full-Stack

Smartwatch ini juga dilengkapi mode penghemat daya yang dapat diaktifkan dalam tiga detik untuk memperpanjang penggunaan, atau tetap menggunakan mode standar untuk fungsionalitas penuh.

Dari segi desain, Huawei Watch Ultimate 2 hadir dengan case skeletonized berbentuk oktagonal serta bezel keramik yang memberikan keseimbangan antara ketahanan dan estetika. Layar LTPO berukuran 1,5 inci juga dirancang agar tetap terlihat jelas bahkan di kondisi cahaya terang.

“Melalui penggunaan material premium ini, pengguna tidak perlu khawatir terhadap risiko karat atau benturan, terutama saat digunakan dalam aktivitas petualangan di lingkungan ekstrem seperti lumpur maupun bebatuan,” tutup Edy.