Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA), Ray Rangkuti, menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih sulit menghadapi persoalan yang hadir di tengah masyarakat sehingga sulit memengaruhi kalkulasi politik di Pilpres 2029 mendatang.
Hal tersebut dikatakannya dalam podcast di YouTube Hendri Satrio Official, seperti dikutip Kamis (16/7/2026).
"Ada kesan yang saya baca bahwa Gibran ini susah diterima publik. Saya kira kesan itu cukup kuat di tengah masyarakat," kata Ray.
Baca Juga: Gara-Gara Gibran, Dinasti Jokowi Berakhir 2029...
Karena itu, ia melihat Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokow) yang merupakan ayah Gibran mulai menyiapkan sejumlah skenario bagi anaknya.
"Analisis saya, Pak Gibran hanya mempunyai peluang sekitar 30 persen untuk kembali digandeng Pak Prabowo pada 2029," tambahnya.
Baca Juga: Gemar Pelihara Relawan, Gaya Politik Gibran Plek Ketiplek Niru Jokowi
Menurutnya, angka tersebut masih dapat berubah seiring dengan perkembangan politik beberapa tahun mendatang.
Tambahnya lagi, ia mengatakan peluang GIbran dapat meningkat, tetapi bisa juga semakin mengecil.
"Tiga puluh persen bisa dianggap tinggi untuk saat ini. Namun, kita belum tahu apakah angkanya akan semakin tinggi atau justru semakin menurun seiring waktu," tukasnya.