Sudah menjadi hal yang wajar jika anak-anak gemar mengeksplorasi rasa melalui jajanan di luar rumah. Namun, sebagai orang tua atau orang dewasa yang peduli, kamu memegang kendali penting untuk memilah mana camilan yang aman dan mana yang justru berisiko tinggi bagi kesehatan mereka.
Mengabaikan kualitas jajanan anak bisa berdampak fatal dalam jangka panjang. Untuk itu, kamu perlu mengenali tanda-tanda "merah" pada jajanan yang sebaiknya dihindari berikut ini, seperti dilansir Olenka dari berbagai sumber, Minggu (26/4/2026).
1. Warna yang Terlalu Mencolok dan Berlebihan
Warna-warni cerah memang menarik perhatian anak-anak, namun kamu harus waspada terhadap warna yang tampak tidak alami atau mencolok.
Berdasarkan studi FDA, pewarna sintetis seperti Yellow 5 dan Yellow 6 diketahui mengandung senyawa karsinogen yang melebihi batas aman. Bahkan, masih banyak ditemukan penggunaan pewarna tekstil (Rhodamin B) yang dapat memicu iritasi hingga risiko kanker dan kerusakan hati.
2. Rasa yang Terlalu Tajam di Lidah
Jajanan dengan rasa yang sangat asin, manis, atau asam biasanya menggunakan perisa buatan dalam dosis tinggi agar lebih nikmat di mulut.
Kamu perlu tahu bahwa penggunaan pemanis buatan seperti aspartam atau sucralose diduga berkaitan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan gangguan pembuluh darah. Ingat, jajanan ini dibuat untuk "menipu" lidah, bukan untuk menyehatkan tubuh.
Baca Juga: Lutut Sering Bunyi? Hati-hati, Sinyal Bahaya Ini Sering Diabaikan Wanita!
3. Aroma yang Mengisyaratkan Ketidaklayakan
Pewarna sintetis sering digunakan untuk menutupi tampilan makanan yang sebenarnya sudah mulai membusuk akibat pengolahan yang buruk. Namun, aroma tidak pernah bisa berbohong.
Jika kamu mencium bau tengik, asam, atau aroma yang tidak segar dari makanan yang terlihat "cantik", segera jauhkan dari si kecil karena besar kemungkinan makanan tersebut sudah tidak layak konsumsi.
4. Tekstur yang Terlalu Kenyal secara Tidak Wajar
Tekstur yang sangat kenyal dan "membal" sering kali menjadi indikasi penggunaan boraks atau asam borat.
Zat yang seharusnya menjadi pengeras industri ini sering disalahgunakan sebagai pengawet makanan. Jika tertelan, zat beracun ini dapat menimbulkan kerusakan serius pada hati, ginjal, hingga sistem saraf pusat anak.
Menjaga apa yang masuk ke dalam tubuh si kecil adalah investasi kesehatan untuk masa depan mereka. Dengan lebih teliti memperhatikan warna, rasa, aroma, hingga tekstur jajanan, kamu sudah melakukan langkah besar dalam melindungi mereka dari ancaman penyakit berbahaya. Semoga bermanfaat, ya!