Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting mengklaim Presiden Prabowo Subianto tengah menggodok 10 nama untuk dipilih menjadi Wakil Presiden menggantikan posisi Gibran Rakabuming Raka.

Dari 10 nama tersebut, dua nama yang paling potensial bakal diserahkan ke MPR RI untuk dipilih salah satu yang dianggap paling cocok duduk di kursi RI II.

Baca Juga: Skenario Politik 2029: Prabowo-Gibran Cuma Sampai Sini, Gerindra Bisa Gandeng PDIP...

Adapun Gibran dianggap menjadi Wapres ilegal oleh sejumlah pihak, setelah Mahkamah Agung membatalkan surat keterangan (suket) penyetaraan ijazah SMA/SLTA miliknya yang dipakai dalam pendaftaran sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 lalu.

Putusan MA memperkuat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sebelumnya menyatakan putra sulung Jokowi itu tak memiliki ijazah SMA.

Banyak pihak yang beranggapan bahwa dua putusan itu secara otomatis membatalkan status Gibran sebagai Wapres sebab ia cacat prosedur sejak awal.

“Saya kira ada sekitar 10-an nama yang sekarang sedang digodok juga oleh Prabowo untuk dimajukan sebagai dua calon yang akan dibawa ke MPR,” kata Selamat dilansir Olenka.id Selasa (3/10/2026).

Selamat mengatakan 10 nama ini berasal dari sejumlah partai politik dimana ada tiga kandidat dari PDI-Perjuangan dan beberapa kandidat lain dari parpol lain.

"Dari PDIP, antara lain, ada Ketua DPR RI Puan Maharani, mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jakarta Pramono Anung,” bebernya

Kemudian, dari Partai Golkar, ada Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Sementara itu, dari Partai Gerindra, ada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Selanjutnya, dari PAN, ada Menko Pangan Zulkifli Hasan; dari PKB, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin); serta dari Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga: Mahfud MD Singgung Nasib Kursi Wapres Gibran Usai MA Batalkan Suket Ijazah, Kini Tinggal...

Selain itu, ada pula dua sosok dekat Prabowo, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono serta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

"Sangat mungkin ini semua," pungkasnya.