Nama Mufli Budi Ananda tengah menjadi sorotan publik setelah tercantum dalam jajaran Komisaris PT Krakatau Posco. Sosok yang selama ini dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad itu ramai diperbincangkan di media sosial usai dipercaya menduduki posisi strategis di perusahaan baja tersebut.
Di balik ramainya pembahasan mengenai Mufli, banyak masyarakat justru penasaran dengan PT Krakatau Posco. Perusahaan ini bukan perusahaan biasa, melainkan salah satu produsen baja terintegrasi terbesar di Indonesia yang menjadi hasil kerja sama antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan perusahaan baja asal Korea Selatan, POSCO.
Baca Juga: Siapa Saja Asisten Raffi Ahmad Selain Mufli Ananda?
Merangkum dari berbagai sumber pada Senin (29/06/2026), berikut sejumlah fakta menarik mengenai PT Krakatau Posco:
Pertama, Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan (joint venture) yang dibentuk untuk memperkuat industri baja nasional. Perusahaan ini mengoperasikan pabrik baja terpadu di Cilegon, Banten, yang memasok berbagai kebutuhan baja bagi sektor konstruksi, otomotif, perkapalan, energi, hingga infrastruktur.
Kemudian, komposisi kepemilikan saham perusahaan kini terbagi sama besar antara Krakatau Steel dan POSCO, masing-masing sebesar 50 persen. Struktur tersebut terbentuk setelah Krakatau Steel melakukan transaksi inbreng atau penyertaan modal senilai 265 juta dolar AS atau sekitar Rp3,78 triliun pada November 2022. Aksi korporasi itu meningkatkan kepemilikan Krakatau Steel dari sebelumnya 30 persen menjadi 50 persen sehingga posisi kedua pemegang saham menjadi setara.
Selain itu, Krakatau Posco juga mengoperasikan salah satu pabrik baja terpadu terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi sekitar 3 juta ton baja per tahun. Produk yang dihasilkan meliputi slab baja, hot rolled coil (HRC), hingga pelat baja yang digunakan sebagai bahan baku berbagai sektor industri.
Lebih lanjut, fasilitas produksi Krakatau Posco dikenal sebagai pabrik baja pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi blast furnace. Teknologi ini memungkinkan proses produksi baja dilakukan secara lebih efisien dalam skala besar sehingga mampu mendukung kebutuhan industri nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku baja.
Untuk diketahui, perusahaan ini memiliki peran strategis dalam pengembangan industri baja nasional. Kehadiran Krakatau Posco menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi industri logam di Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk baja dalam negeri di pasar global.
Ramainya pembahasan mengenai Mufli Budi Ananda membuat nama Krakatau Posco ikut menjadi perhatian publik. Dalam susunan manajemen terbaru perusahaan, Mufli tercantum sebagai Komisaris mendampingi Komisaris Utama Bambang Sudono Sastroprawiro, sementara posisi Presiden Direktur masih dijabat Kim Young-Joong.
Penunjukan tersebut memicu beragam tanggapan di media sosial, terutama terkait latar belakang Mufli yang sebelumnya lebih dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Krakatau Posco yang menjelaskan pertimbangan atas pengangkatan tersebut.