PT Bumi Resources Tbk (Bumi Resources) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel JS Luwansa, Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026. Rapat memutuskan bahwa tidak ada dividen yang akan dibagikan untuk tahun buku 2025, seiring dengan langkah Perseroan yang terus mengarahkan modal untuk mendukung strategi diversifikasi usahanya.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Komisaris Utama Sharif Cicip Sutardjo tersebut, para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang berlaku efektif sejak penutupan rapat, sebagai berikut:

Baca Juga: Ini Susunan Direksi PLN Terbaru Hasil RUPS 2026

Dewan Komisaris

  • Sharif Cicip Sutardjo: Presiden Komisaris dan Komisaris Independen;
  • Drs. Kanaka Puradiredja: Komisaris Independen;
  • Y.A. Didik Cahyanto: Komisaris Independen;
  • Anggawira: Komisaris Independen;
  • Drs. Anton Setianto Soedarsono: Komisaris;
  • Adhika Andrayudha Bakrie: Komisaris.

Dewan Direksi

  • Adika Nuraga Bakrie: Presiden Direktur;
  • Agoes Projosasmito: Wakil Presiden Direktur;
  • Nalinkant Amratlal Rathod: Direktur;
  • Adrian Wicaksono: Direktur;
  • Phiong Phillipus Darma: Direktur Perseroan;
  • Eddy Sanusi: Direktur;
  • R.A. Sri Dharmayanti: Direktur;
  • Andrew Christopher Beckham: Direktur;
  • Maringan M. Ido Hotna Hutabarat: Direktur;
  • Rio Supin: Direktur;
  • Himawan Setiadi: Direktur;
  • Christopher Fong: Direktur; dan
  • Donny Iskandar Maramis: Direktur.

Sebagai mata acara pelaporan, Rapat menerima Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I BUMI (PUB I BUMI) yang mencakup Obligasi Tahap I hingga Tahap V dengan total nilai penawaran hingga Rp5 triliun. Per 31 Mei 2026, total sisa dana hasil emisi obligasi tercatat sebesar Rp980,8 miliar, dengan realisasi penggunaan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana penggunaan dana sebagaimana diungkapkan dalam masing-masing prospektus.