Sebagai pionir transformasi digital di industri dana pensiun Indonesia, PT Avrist Assurance melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist menunjukkan komitmennya dengan meluncurkan SiPURNA, aplikasi dana pensiun berbasis digital end-to-end. Inovasi ini hadir sebagai solusi untuk memberikan pengalaman perencanaan dana pensiun lebih fleksibel bagi pekerja informal.

Ketua Pengurus DPLK Avrist, Firmansyah, menyampaikan bahwa SiPURNA merupakan solusi terpercaya untuk merencanakan masa tua yang sejahtera. Inovasi ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 agar kemandirian finansial masyarakat di masa pensiun menjadi kunci kesejahteraan nasional.

“Kami harap SiPURNA by DPLK Avrist ini menjadi simpanan pensiun sempurna untuk masa purna yang sejahtera,” kata Firmansyah dalam acara peluncuran SiPURNA by DPLK Avrist di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Kerja Sama Avrist dan Fuse Hadirkan Solusi Asuransi Jiwa bagi Keluarga Muda

Firmansyah menyoroti adanya kesenjangan dari kalangan pekerja informal dalam perencanaan dana pensiun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Agustus 2025 sebanyak 154 juta orang, dengan sekitar 57,80% di antaranya bekerja di sektor informal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah peserta dana pensiun per Juli 2025 sebesar 29,1 juta orang. Dibanding dengan jumlah angkatan kerja di Indonesia, peserta dana pensiun ini baru sekitar 18,89%.

"Pekerja informal termasuk UMKM mendominasi angkatan kerja di Indonesia, yakni hampir 60%. Hanya 18,89% yang memiliki perlindungan pensiun, masih ada sekitar 81% pekerja yang belum memiliki perlindungan pensiun dan mereka inilah yang ingin kami jangkau melalui kehadiran SiPURNA by DPLK Avrist,” tegas Firmansyah.

Melalui kerja sama strategis, DPLK Avrist menggandeng PT Andal Software Sejahtera untuk mengintegrasikan SiPURNA dengan Andal Kharisma. Modul Andal Payroll menjadi motor penggerak utama dalam mendigitalisasi perhitungan iuran DPLK, memberikan pengalaman pengelolaan HR yang lebih terintegrasi dan efisien bagi setiap mitra perusahaan. 

Komitmen DPLK Avrist dalam memperluas inklusi dana pensiun tersebut juga tercermin dari kinerja perusahaan yang terus bertumbuh. Hingga Desember 2025, total aset kelolaan DPLK Avrist mencapai Rp1,32 triliun, tumbuh 9,24% secara tahunan, dengan jumlah peserta meningkat 12,3% menjadi 29.253 orang.

Perencana Keuangan, Nadia Harsya, menilai perlunya meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan pensiun sejak dini. Tanpa perencanaan pensiun yang matang, tak sedikit yang mengalami penurunan drastis dalam gaya hidup setelah berhenti bekerja, disisi lain, biaya kebutuhan sehari-hari dan biaya kesehatan justru meningkat seiring bertambahnya usia.

“Di sinilah perlunya layanan yang dapat menjangkau langsung setiap individu untuk merencanakan pensiunnya sejak dini. Dengan platform yang diluncurkan DPLK Avrist ini, diharapkan mampu mempermudah masyarakat mengakses perencanaan pensiun dimana saja dan kapan saja karena berbasis digital,” kata Nadia.