Presiden Prabowo Subianto berencana menambah anggaran Rp1 triliun untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mendongkrak ekonomi kreatif di Tanah Air guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, usai dirinya mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (12/5).

Baca Juga: Untuk Apa Prabowo Boyong Maung ke KTT Asean di Filipina?

"Tahun ini akan ditambahi anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan tidak kurang dari Rp1 triliun dan insyaAllah akan terus ditambah untuk kegiatan-kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita," ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga: Amien Serang Prabowo dan Mayor Teddy, Menteri Pigai: Ini Bukan Kebebasan Berpendapat, Ini Pelanggaran HAM

Lanjutnya, ia mengatakan Kepala Negara menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberikan dukungan konkret, salah satunya dengan memanfaatkan aset-aset negara yang tidak terpakai (idle) untuk kepentingan pelaku usaha kecil.

"Memfasilitasi UMKM kita untuk tumbuh dan mendapatkan fasilitas, terutama mendorong tempat-tempat yang idle BUMN maupun kementerian lembaga digunakan oleh UMKM kita, untuk baik itu pemasaran maupun display dan festival," tambahnya.

Kepala Negara pun berharap kebijakan ini dapat bersinergi dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini menjadi tulang punggung pembiayaan UMKM.