Didukung BPDP, kegiatan ini mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus mengenal kontribusi kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari dan pentingnya pembangunan SDM perkebunan Indonesia.

Semangat hidup sehat berpadu dengan edukasi dan kampanye positif industri kelapa sawit mewarnai gelaran Sawit Run 5K & Festival Sawit Sehat 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Minggu (2/8/2026).

Diikuti ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa, alumni, pelaku industri kelapa sawit, komunitas lari, keluarga, hingga masyarakat umum, kegiatan yang mendapat dukungan utama dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Dies Natalis ke-20 Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi.

Mengusung tema "Bergerak untuk Sawit, Sawit untuk Negeri", kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan ajang lari sejauh lima kilometer, tetapi juga menjadi media edukasi publik yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi vokasi, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pemahaman yang lebih utuh mengenai peran strategis industri kelapa sawit bagi Indonesia.

Melalui konsep yang memadukan olahraga, edukasi, hiburan, dan pemberdayaan masyarakat, Sawit Run 5K & Festival Sawit Sehat 2026 diharapkan menjadi ruang interaksi yang mampu memperkuat citra positif industri sawit.

Di tengah berbagai tantangan dan dinamika global, industri sawit Indonesia terus menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional, mulai dari penyediaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan jutaan pekebun, penguatan ekspor, hilirisasi industri, hingga dukungan terhadap ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengembangan biodiesel.

Masyarakat juga diajak memahami bahwa manfaat kelapa sawit sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain menjadi bahan baku minyak goreng, sawit juga digunakan dalam berbagai produk pangan seperti margarin, biskuit, cokelat, es krim, dan susu formula.

Di sektor nonpangan, sawit menjadi bahan baku sabun, sampo, deterjen, pasta gigi, kosmetik, produk farmasi, hingga berbagai produk oleokimia dan energi terbarukan. Melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan, festival ini menjadi sarana untuk meningkatkan literasi publik mengenai luasnya manfaat industri kelapa sawit bagi masyarakat.

Sebagai pendukung utama kegiatan, BPDP menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia perkebunan sebagai salah satu pilar utama keberlanjutan industri sawit nasional.

Kepala Divisi Pengembangan SDM BPDP, Sudi Bawa Suwita, mengatakan bahwa pembangunan SDM merupakan salah satu mandat utama BPDP setelah transformasi kelembagaan melalui Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan.

Selain mendukung program peremajaan perkebunan, penelitian dan inovasi, penyediaan sarana dan prasarana, promosi, serta hilirisasi, dana perkebunan juga diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan perkebunan Indonesia.

"Pengembangan SDM menjadi investasi jangka panjang. Industri perkebunan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan kewirausahaan agar mampu menjawab tantangan global sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun," ujar Sudi Bawa Suwita.

Direktur Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Ir. St. Nugroho Kristono, M.T., menyampaikan bahwa memasuki usia ke-20 tahun, Politeknik CWE ingin menghadirkan Dies Natalis yang tidak hanya menjadi perayaan internal kampus, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, inklusif, dan berdampak.

"Sawit Run 5K dan Festival Sawit Sehat merupakan simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan masyarakat. Dukungan BPDP menjadi energi penting bagi kami untuk menghadirkan kegiatan yang bukan hanya menyehatkan, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai besarnya kontribusi industri kelapa sawit terhadap kehidupan bangsa. Kami ingin menunjukkan bahwa sawit adalah industri strategis yang menopang berbagai aspek kehidupan sehari-hari dan membutuhkan SDM unggul agar mampu terus berkembang secara berkelanjutan," ujar Nugroho.

Sejak pagi, kawasan kampus dipenuhi antusiasme peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan. Setelah pembukaan resmi, pemanasan bersama, dan briefing keselamatan, para peserta menempuh rute Sawit Run 5K dengan penuh semangat kebersamaan.

Lebih dari sekadar mencapai garis finish, setiap langkah para peserta menjadi simbol dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia dan masa depan industri kelapa sawit Indonesia.

Keseruan berlanjut melalui Festival Sawit Sehat 2026 yang menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan bagi seluruh keluarga. Pengunjung menikmati Sawit Senam Ceria, penampilan spesial dari Ghea Indrawari, talkshow mengenai industri kelapa sawit, pameran UMKM, area kuliner berbasis sawit, permainan interaktif, serta pengundian grand doorprize. Berbagai stand edukasi juga memperkenalkan inovasi, produk turunan sawit, dan kontribusi industri sawit terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian Dies Natalis ke-20 Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi yang berlangsung pada 1–3 Agustus 2026. Rangkaian peringatan juga meliputi Harmony Fest, Festival Kreasi Cilik Sawit, Lomba Masak Produk Turunan Sawit, Kegiatan Sosial, Sidang Senat Terbuka, Orasi Ilmiah oleh BPDP dan Ditjenbun, Talkshow Akademisi, pemberian penghargaan kepada mitra strategis dan mahasiswa terbaik, serta pameran inovasi terapan berbasis kelapa sawit hasil karya sivitas akademika.

Selama dua dekade, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi telah berkembang menjadi perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada penyediaan sumber daya manusia bagi industri kelapa sawit Indonesia. Saat ini Politeknik CWE memiliki lima program studi yang dirancang sesuai kebutuhan industri, didukung jejaring kemitraan dengan 74 perusahaan, serta mencatat 95 persen lulusan bersertifikat kompetensi dan 94 persen lulusan terserap di dunia kerja.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan dunia kerja.

Melalui sinergi antara BPDP, perguruan tinggi vokasi, dunia usaha, dan masyarakat, Sawit Run 5K & Festival Sawit Sehat 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat literasi publik mengenai industri kelapa sawit sekaligus menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan sektor perkebunan Indonesia.

Sejalan dengan semangat Dies Natalis ke-20, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis BPDP dalam mencetak SDM sawit yang unggul, profesional, inovatif, dan siap memperkuat daya saing industri kelapa sawit Indonesia di tingkat global.